Bantuan Hewan Kurban Gubernur hingga Bupati Masuk Lapas Nunukan, 3 Sapi dan 4 Kambing Dipotong
Junisah May 27, 2026 03:42 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Suasana Hari Raya Idul Adha di Lapas Kelas IIB Nunukan tahun ini terasa berbeda. Ribuan warga binaan mendapat “rezeki” spesial berupa menu daging kurban yang akan disantap selama dua hari berturut-turut.

Usai pelaksanaan Salat Idul Adha, jajaran Lapas Nunukan langsung melakukan penyembelihan hewan kurban di area lapas, Rabu (27/5/2026).

Tak tanggung-tanggung, sebanyak tiga ekor sapi dan empat ekor kambing dipotong untuk memenuhi kebutuhan sekitar 1.100 warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Nunukan, Donny Setiawan mengungkapkan, hewan kurban tersebut berasal dari berbagai bantuan, mulai dari pemerintah daerah hingga donatur.

Baca juga: Idul Adha 2026 Masjid Nur Hasan Tarakan Sembelih 50 Ekor Sapi Kurban, Tak Lagi Pakai Kupon

“Hari Raya Idul Adha tahun ini kami mendapatkan bantuan hewan kurban sebanyak tiga ekor sapi dan empat ekor kambing. Tiga ekor sapi berasal dari Gubernur Kalimantan Utara, satu dari Bupati Nunukan dan satu dari hamba Allah yang tidak disebutkan namanya. Sedangkan empat kambing berasal dari pihak ketiga,” ujarnya kepada TribunKaltara.com, Rabu (27/7/2026).

Yang menarik, daging kurban itu tak hanya dibagikan, tetapi langsung diolah menjadi menu spesial bagi seluruh warga binaan.

“Mulai sore hari menu makan warga binaan sudah hewan kurban. Daging sapi akan diolah menjadi gulai,” kata Donny Setiawan.

Bahkan, warga binaan dipastikan bisa menikmati menu berbahan daging kurban selama dua hari berturut-turut.

“Nantinya seluruh warga binaan sekitar 1.100 orang akan mendapatkan manfaat dari hewan kurban ini. Selama dua hari berturut-turut mereka akan menikmati menu daging kurban,” jelasnya.

Di balik Hari Raya Idul Adha, Kalapas Nunukan juga menitipkan pesan mendalam kepada para warga binaan. Ia berharap momentum kurban menjadi titik balik untuk memperbaiki diri dan tidak lagi tersandung masalah hukum.

Baca juga: Tidak Lagi Bergantung Bantuan, Masjid di Nunukan Ini Konsisten Kurban Mandiri Selama 7 Tahun

“Harapannya ini menjadi momentum refleksi diri, insaf, dan sadar agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum. Ikuti pembinaan dengan baik sehingga nantinya bisa bebas melalui pembebasan bersyarat atau cuti bersyarat,” tuturnya.

Di sisi lain, Donny Setiawan menegaskan tidak ada remisi khusus pada Hari Raya Idul Adha. Remisi keagamaan hanya berlaku saat Idul Fitri, sedangkan remisi umum akan diberikan pada momentum HUT RI, 17 Agustus mendatang.

Sementara itu, layanan kunjungan keluarga ke Lapas Nunukan baru akan dibuka kembali besok karena petugas masih fokus pada proses penyembelihan dan pengolahan hewan kurban.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.