Laporan Wartawan TribunJatim.com, Misbahul Munir
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Kabupaten Bojonegoro menerima bantuan kemasyarakatan berupa satu ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, rabu (27/5/2026).
Sapi kurban dengan bobot mencapai 1.040 kilogram itu berasal dari peternak lokal asal Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu.
Sapi jumbo itu kemudian diserahkan kepada takmir Masjid Baabus Shofa Bojonegoro untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat.
Pemilik sapi, Irwan, mengaku bangga karena ternak yang telah dirawatnya selama hampir dua tahun itu terpilih sebagai hewan qurban Presiden Prabowo.
Menurut dia, sapi berukuran jumbo tersebut telah dipelihara sejak masih anakan sehingga memiliki ikatan emosional tersendiri.
Baca juga: Sapi Kurban Presiden Prabowo di Pacitan Seberat 1,9 Ton Disalurkan ke Pondok Pesantren
Ia bahkan mengaku tidak tega apabila harus melihat langsung proses penyembelihan sapi tersebut.
“Alhamdulillah sapi yang saya pelihara dari pedet (anakan) sampai sekarang bisa terpilih menjadi bantuan Presiden RI,” kata Irwan.
Sebelum diserahkan kepada takmir Masjid Baabus Shofa Bojonegoro, sapi tersebut lebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
Tim dokter hewan dari Dinas Peternakan dan Perikanan memastikan kondisi hewan dalam keadaan sehat dan layak untuk dijadikan hewan kurban.
Pemeriksaan dilakukan mulai dari pengecekan detak jantung, sistem pernapasan, hingga kondisi fisik sapi secara keseluruhan.
Baca juga: Sapi Kurban Presiden Prabowo Dipamerkan di Masjid Al Akbar Surabaya, Didatangkan dari Lamongan
Irwan menuturkan, sapi miliknya itu sebelumnya juga pernah menjuarai kontes bibit unggulan yang digelar Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro pada 2024 lalu.
Prestasi tersebut menjadi salah satu kebanggaan tersendiri bagi dirinya sebagai peternak lokal.
Ia menambahkan, sapi bantuan Presiden tersebut merupakan sapi jumbo keempat yang pernah dipeliharanya. Rata-rata sapi yang dirawat memiliki bobot lebih dari satu ton.
“Sapi ini memang saya rawat khusus sejak kecil. Mulai dari makanan dan minumannya saya perhatikan betul, Makanannya juga racikan sendiri," jelasnya.
Irwan berharap, kedepan pemerintah dapat memberikan perhatian lebih di sektor peternakan sehingga peternak lokal mampu menghasilkan ternak berkualitas unggul
Baca juga: Prabowo Beli 1.098 Ekor Sapi Kurban Pakai APBN Rp 100 Miliar, Kini Salat Idul Adha di Perancis