SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Kebakaran hebat melanda gudang sekaligus pabrik pengolahan ban bekas di Jalan ByPass KM 2 Nomor 2, Lingkungan Kedungsari RT02/RW03, Gunung Gedangan, Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (27/5/2026).
Dari informasi yang dihimpun, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.
Saat kebakaran terjadi, tidak ada aktivitas di dalam gudang, bertepatan cuti bersama Hari Raya Idul Adha.
Kebakaran menghanguskan seluruh tempat bangunan gudang yang ditempati CV Indah Sentosa Ban Internasional, (Pabrik pengolahan ban bekas).
Luas bangunan yang terbakar diperkirakan sekitar 12 meter x 90 meter.
Baca juga: Kebakaran Gudang Perkakas Resepsi di Mojo Kediri, Sempat Terdengar Suara Ledakan
Kebakaran ini diketahui pertama kali oleh sekuriti bernama Yunus, lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek Magersari.
Laporan kemudian diteruskan ke kantor Pemadam Kebakaran BPBD Kota Mojokerto.
Pengawas pabrik, Edy Sutanto (62) mengatakan dirinya tiba di lokasi setelah api sudah membesar membakar seluruh bangunan tempat pengolahan ban bekas.
"Kronologi awal saya kurang tahu, tadi sampai sini apinya sudah membesar. Tidak ada aktivitas karena pas libur," ujar Edy di lokasi kejadian.
Menurutnya, adapun yang terbakar adalah tempat produksi pengolahan ban bekas.
Di dalam gudang terdapat tumpukan material berbentuk serpihan ban bekas.
"Ban bekas digiling menjadi serbuk, sudah beroperasi 1 tahun. Di dalam ada mesin giling satu dan serbuk hasil pengolahan ban bekas serta potongan yang mau digiling," ucap Edy warga Mulyorejo, Surabaya tersebut.
Baca juga: Kebakaran Gudang Mebel di Paciran Lamongan, Kerugian Ditaksir Capai Rp 30 Juta
Sementara, lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Material mudah terbakar menyulitkan pemadam api.
Petugas Damkar dari Kota/ Kabupaten Mojokerto masih berjibaku memadamkan api di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sekuriti pabrik, Suwandi (50) mengaku, dirinya berada di lokasi saat api sudah membesar.
"Saya datang ke sini api sudah membakar gudang pengolahan ban bekas. Tadi langsung Pak Yunus melaporkan ada kebakaran," tukasnya.