Bupati Madiun Serahkan Sapi Kurban 850 Kg, Dibeli Dari Peternak Lokal Demi Warga Kecil
Wiwit Purwanto May 27, 2026 06:49 PM

 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Bupati Madiun Hari Wuryanto menyerahkan sapi kurban jenis Limousin seberat 850 kilogram kepada Panitia Hari Raya Idul Adha Masjid Quba, Kecamatan Mejayan, Caruban, Rabu (27/5/2026).

Hewan kurban tersebut dibeli langsung dari peternak lokal sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat daerah.

Penyerahan dilakukan usai Salat Idul Adha yang diikuti Bupati Madiun, Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Sigit Budiarto.

Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur itu mengatakan, sapi kurban tersebut berasal dari peternak asal Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

"Alhamdulillah, sapi ini asli dari peternak yang ada di Desa Bajulan," ujar Mas Hari Wur.

Baca juga: Sapi Kurban Kabur Masuk Dealer Mobil di Banyuwangi, Berakhir Disembelih di Halaman Honda

Ia berharap langkah membeli hewan kurban dari peternak lokal dapat menjadi contoh bagi masyarakat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Madiun agar ikut memberdayakan peternak daerah sendiri.

"Tahun ini Pemerintah Kabupaten Madiun berkurban 12 ekor sapi dan 28 ekor kambing yang didistribusikan ke masjid-masjid, panti asuhan, SLB hingga pondok pesantren," jelasnya.

Menurut Mas Hari Wur, distribusi hewan kurban dilakukan secara bergilir agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata. Penyaluran diprioritaskan ke wilayah dan lembaga yang membutuhkan.

"Alhamdulillah ini kita bergilir karena tidak semua bisa mendapatkan sekaligus. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Ajak Warga Teladani Nabi Ibrahim

Mas Hari Wur mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Kabupaten Madiun dalam melaksanakan ibadah kurban tahun ini. Hampir seluruh wilayah di Kabupaten Madiun disebut turut menggelar penyembelihan hewan kurban.

Baca juga: Golkar se-Jawa Timur Kurban Ratusan Ekor Hewan Kurban di Momentum Idul Adha

"Ini menunjukkan bahwa mereka berkurban untuk saudara-saudaranya dan masyarakatnya. Ini melatih diri bahwa segala sesuatu itu membutuhkan pengorbanan dan kesabaran untuk mencapai sesuatu," ungkapnya.

Ia menambahkan, penyaluran hewan kurban ke panti asuhan, sekolah luar biasa (SLB), dan pondok pesantren dilakukan agar manfaat kurban bisa dirasakan lebih luas, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Karena mereka juga harus menikmati. Kalau di beberapa masjid mungkin sudah banyak, ada yang empat, lima bahkan sepuluh hewan kurban. Jadi kita arahkan juga ke tempat-tempat yang membutuhkan," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Mas Hari Wur juga memastikan kondisi hewan kurban di Kabupaten Madiun dalam keadaan sehat berdasarkan laporan Dinas Peternakan.

"Laporan dari Dinas Peternakan juga kambing dan sapi yang digunakan untuk kurban di Madiun ini sehat semua dan jumlahnya ratusan," katanya.

Doakan Jemaah Haji Kabupaten Madiun
Momentum Idul Adha turut dimanfaatkan Mas Hari Wur untuk mengajak masyarakat meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang keikhlasan serta kepatuhan menjalankan perintah Allah Swt.

"Kami berharap seluruh Pemerintah Kabupaten Madiun dan masyarakat Kabupaten Madiun dalam menjalankan amanah untuk mewujudkan Kabupaten Madiun Kampung Pesilat yang sejahtera dilandasi dengan keikhlasan, gotong royong, dan guyub rukun," jelasnya.

Selain itu, ia juga mendoakan seluruh jemaah haji asal Kabupaten Madiun yang saat ini berada di Tanah Suci agar diberi kesehatan dan kelancaran selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

"Kami berharap mereka bisa melaksanakan ibadah dengan baik, khusyuk, dan lengkap rukun maupun wajibnya. Mudah-mudahan nanti kembali ke Kabupaten Madiun membawa keberkahan," terangnya.

Berdasarkan laporan terakhir dari Tim Petugas Haji Daerah (TPHD), seluruh jemaah haji asal Kabupaten Madiun dalam kondisi sehat.

"Alhamdulillah sehat semua. Ada empat jemaah yang saat wukuf dihantar ke Arafah, tapi kondisinya juga sehat," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.