Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Euforia piala dunia 2026 di Kota Bengkulu sudah mulai terasa meskipun perhelatan piala dunia mulai di gelar tanggal 11 Juni 2026 nanti.
Beberapa sektor, seperti toko olahraga dan game station mulai ramai diserbu pengunjung untuk membeli jersey maupun bermain game sepak bola dengan memilih tim unggulan mereka di piala dunia.
Untuk itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Sumardi mengajak masyarakat Bengkulu untuk menyambut gelaran Piala Dunia 2026 dengan semangat kebersamaan melalui kegiatan nonton bareng (nobar).
Ia menilai momentum pertandingan sepak bola dunia tersebut dapat menjadi peluang untuk membangkitkan gairah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
Menurut Sumardi, kegiatan nobar dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kuliner dan pedagang kecil yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat pencinta sepak bola untuk memanfaatkan momen tersebut secara positif.
“Silakan masyarakat melaksanakan nobar bersama untuk membangkitkan gairah UMKM, khususnya di Bengkulu,” ungkap Sumardi saat diwawancarai, Rabu (27/5/2026).
Meski demikian, Sumardi mengingatkan agar kegiatan nobar tetap dilaksanakan dengan tertib dan tidak mengganggu ketenteraman umum.
Kader Golkar ini meminta masyarakat tetap menjaga keamanan selama berlangsungnya acara, terutama di lokasi yang ramai pengunjung.
Ia menegaskan bahwa antusiasme masyarakat dalam menyaksikan pertandingan sepak bola dunia jangan sampai menimbulkan gangguan terhadap ketertiban lingkungan maupun lalu lintas jalan raya.
Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah masalah parkir kendaraan di sekitar lokasi nobar.
“Walaupun kita nobar dan riang gembira, keamanan dan ketertiban harus tetap dijaga. Jangan sampai mengganggu lalu lintas, terutama persoalan parkir kendaraan,” kata Sumardi.
Sumardi juga berharap panitia maupun pengelola lokasi nobar dapat bekerja sama dengan aparat keamanan dan masyarakat sekitar agar kegiatan berlangsung aman dan nyaman.
Menurutnya, suasana nobar yang tertib akan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat yang hadir.
Selain itu, ia menilai kegiatan nobar dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat. Dengan suasana yang aman dan kondusif, masyarakat dapat menikmati pertandingan sepak bola dunia tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.
Sumardi pun mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Piala Dunia 2026 sebagai hiburan bersama yang tetap mengedepankan sikap saling menghormati dan menjaga fasilitas umum.
“Di mana pun nobar dilaksanakan, kita usahakan tetap aman, tertib, dan tenteram,” tutup Sumardi.