PROHABA.CO, SIGLI - Seorang petani bernama Rusli M Husen (54), warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, menjadi korban amukan kawanan gajah liar pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi saat warga berupaya menghalau puluhan gajah yang sudah beberapa hari berkeliaran di sekitar permukiman dan lahan pertanian warga.
Akibat insiden itu, Rusli seorang petani di dataran tinggi Tangse harus dilarikan ke RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli untuk mendapatkan perawatan medis sehari jelang Idul Adha 1447 Hijriah.
Korban diduga mengalami luka serius setelah terjatuh dan kemungkinan terinjak kawanan gajah saat kejadian.
Keuchik Gampong Beungga, Asnawi, menjelaskan bahwa kawanan gajah liar tersebut telah berada di sekitar permukiman warga selama sekitar lima hari.
Satwa liar itu bahkan diketahui merusak sejumlah tanaman warga, termasuk pohon durian yang menjadi salah satu sumber ekonomi masyarakat setempat.
Selain itu, pohon pinang juga dilaporkan tumbang akibat ulah kawanan gajah tersebut.
Baca juga: Puluhan Gajah Liar Rusak Kebun Warga di 4 Desa Aceh Timur
“Serangan kawanan gajah terjadi saat warga mencoba menghalau gajah yang berkeliaran di belakang rumah.
Saat diusir, gajah justru berbalik menyerang warga,” ujar Asnawi, dikutip Serambinews.com, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, kawanan gajah yang diperkirakan berjumlah puluhan ekor itu telah lima hari bertahan di belakang rumah warga dan sudah sangat meresahkan warga.
Kondisi tersebut membuat para petani terpaksa melakukan upaya pengusiran agar satwa liar tersebut kembali ke habitatnya.
Namun, upaya tersebut justru berujung pada insiden yang membahayakan keselamatan warga.
Dalam kejadian tersebut, Rusli M Husen diduga terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri ketika kawanan gajah mengejar para petani.
Ia kemudian diduga sempat terinjak oleh satwa berukuran besar tersebut sehingga tidak dapat bangkit kembali.
Warga yang berada di lokasi segera mengevakuasi korban dan membawanya ke tempat aman sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalur KKA–Bener Meriah, Pemuda Aceh Utara Tewas Tabrakan dengan Truk
Saat ini, Rusli masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli.
Pihak medis juga berencana melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk rontgen, untuk memastikan kondisi luka yang dialami korban akibat insiden tersebut.
Sementara itu, anggota DPRK Pidie, Tgk Muhammad, mengungkapkan bahwa kawanan gajah yang berkeliaran di wilayah tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 48 ekor.
Menurutnya, pergerakan gajah tersebut berasal dari kawasan Keumala menuju Tangse, yang kemudian memasuki area kebun dan permukiman warga.
“Jadi lintasan kawanan gajah dari Keumala menuju Tangse, sehingga sasaran kebun durian milik warga,” katanya.
Kejadian ini kembali menyoroti konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah Pidie, khususnya di kawasan yang menjadi jalur perlintasan gajah.
Warga berharap adanya langkah cepat dari pihak terkait untuk mengatasi konflik tersebut agar tidak kembali menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material yang lebih besar.
(Serambinews.com/Muhammad Nazar)
Baca juga: Gajah Liar Rusak Kebun Sawit dan Tanaman Pangan Sekolah di Aceh Barat
Baca juga: Warga Nagan Raya Ditemukan Meninggal, Diduga Dimangsa Harimau
Baca juga: Heboh Kemunculan Buaya di Krueng Leupung Aceh Besar, Warga Diminta Waspada