Pemicu Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara yang Diperkirakan Berlangsung Sepekan: Bibit Siklon Tropis
Frandi Piring May 27, 2026 07:38 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) beberapa hari terakhir dilanda cuaca ekstrem hingga Rabu (27/5/2206).

Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda sejumlah daerah kabupaten/kota di Sulut.

Pemicu cuaca ekstrem ini karena adanya bibit siklon tropis di Samudera Pasifik. 

"Kondisi beberapa hari terakhir ini disebabkan adanya bibit siklon tropis di Pasifik. Tepatnya di bagian timur Filipina," ujar Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas II Sulut, Muhammad Candra Buana, Rabu 27 Mei 2026.

Kondisi ini, lebih jauh dijelaskan, menyebabkan terbentuknya daerah konvergensi dan belokan angin di wilayah Sulawesi Utara. 

Fenomena cuaca ini dapat memicu pertumbuhan awan hujan yang dominan terjadi malam hari, sehingga mengakibatkan terjadinya peningkatan curah hujan secara signifikan.

Bibit siklon tropis adalah tahap awal pembentukan badai siklon tropis yang ditandai dengan adanya area tekanan udara rendah di atas perairan laut hangat.

Setelah itu menjadi siklon tropis yang merupakan badai dengan kekuatan yang besar. Radius rata-rata siklon tropis mencapai 150 hingga 200 km. 

cuaca di pusat Kota Manado, diguyur hujan deras.
HUJAN DERAS - Kondisi cuaca di pusat Kota Manado, diguyur hujan deras. Badai siklon tropis yang terjadi di Pasifik, tepatnya di timur Filipina menjadi penyebab cuaca ekstrem di Sulawesi Utara yang diperkirakan bakal berlangsung sepekan.

BMKG juga mendeteksi adanya gelombang atmosfir tropis MJO dan rossby eguotorial di wilayah Sulut yang dapat menyebabkan terjadi peningkatan pertumbuhan awan hujan.

Kombinasi dari fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang diprediksi akan mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir serta angin kencang di sejumlah kabupaten-kota.

Karena itu, BMKG memperingatkan potensi terjadinya risiko banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang dan bencana hidrometrologi lainnya. 

Baca juga: 3 Desa di Bolmong Diterjang Banjir Bandang, Ratusan Batang Pohon Tutupi Akses Jalan

Adapun wilayah yang terdampak cuaca ekstrem, yaitu Kota Manado, Bitung, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow (Bolmong), Bolmong Selatan, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud.

Ia mengatakan, dengan adanya kondisi ini diprakirakan wilayah Sulawesi Utara akan mengalami kondisi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat sepanjang pekan ini. 

Pada Rabu (27/5/2026), bencana alam melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, tengah dilanda bencana alam geologi, meteorologi serta klimatologi. 

Banjir genangan terjadi jalan di depan Pengadilan Agama Tahuna, tepatnya di Kelurahan Tona, Kecamatan Tahuna, pohon tumbang di ruas Jalan Tahuna–Manganitu, dan tanah longsor terjadi di wilayah Kampung Bahoi, Kecamatan Manganitu.

BENCANA ALAM - Wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, tengah dilanda bencana alam geologi, meteorologi serta klimatologi. Pada Rabu (27/5/2026), banjir genangan terjadi jalan di depan Pengadilan Agama Tahuna tepatnya di Kelurahan Tona, Kecamatan Tahuna, pohon tumbang di ruas Jalan Tahuna–Manganitu, dan tanah longsor terjadi di wilayah Kampung Bahoi, Kecamatan Manganitu.
BENCANA ALAM - Wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, tengah dilanda bencana alam geologi, meteorologi serta klimatologi. Pada Rabu (27/5/2026), banjir genangan terjadi jalan di depan Pengadilan Agama Tahuna tepatnya di Kelurahan Tona, Kecamatan Tahuna, pohon tumbang di ruas Jalan Tahuna–Manganitu, dan tanah longsor terjadi di wilayah Kampung Bahoi, Kecamatan Manganitu. (Tribun Manado)

Kemudian pada hari yang sama, banjir bandang terjadi di 3 desa yang berada di wilayah Bolmong.

Tiga desa tersebut adalah Desa Komangaan, Solimandungan Satu, dan Solimandungan Dua yang berada di wilayah Kecamatan Bolaang.

Desa Solimandungan Dua menjadi lokasi terdampak paling parah.

Informasi yang diterima dari pihak BPBD Bolmong, ratusan batang pohon terbawa arus air hingga menutupi akses jalan. (Ndo/Edu.Nie) 

BANJIR BANDANG - Pada Rabu (27/5/2026), tiga desa di Bolaang Mongondow (Bolmong) - Sulut, diterjang banjir bandang. Ratusan batang pohon menutupi akses jalan. Tiga desa tersebut adalah Desa Komangaan, Solimandungan Satu, dan Solimandungan Dua yang berada di wilayah Kecamatan Bolaang. 
BANJIR BANDANG - Pada Rabu (27/5/2026), tiga desa di Bolaang Mongondow (Bolmong) - Sulut, diterjang banjir bandang. Ratusan batang pohon menutupi akses jalan. Tiga desa tersebut adalah Desa Komangaan, Solimandungan Satu, dan Solimandungan Dua yang berada di wilayah Kecamatan Bolaang.  (BPBD Bolmong)

Baca juga: Sehari 3 Bencana Alam Terjadi di Sangihe Sulut: Banjir, Pohon Tumbang hingga Tanah Longsor

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.