TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebuah video viral memperlihatkan seekor sapi kurban lepas kendali hingga berlarian di Komplek Griya Bandung Indah (GBI), Desa Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang, Kbupaten Bandung pada Rabu (27/5/2026).
Pantauan Tribun Jabar di video tersebut, terlihat dua pria tengah membawa sapi ke tempat penyembelihan.
Awalnya, tidak ada yang aneh, namun usai mendekati tempat penyembelihan, sapi itu mengamuk dan menyeruduk pria yang membawanya.
Sontak, pria dengan rompi berwarna orange yang diseruduk tersebut, terpental ke belakang.
Tak hanya itu, satu pria lainnya yang kebawa sapi itupun, ikut terjatuh lantaran hewan kurban tersebut sempat melompat hingga akhirnya melepaskan diri.
Suasana pun berubah menjadi kepanikan, ibu-ibu hingga anak kecil berteriak dan berlarian menyelamatkan diri.
Sedangkan, sapi kurban, dengan cepatnya melarikan diri dari kerumunan warga hingga masuk ke area taman perumahan.
Salah seorang panitia kurban di Komplek GBI, Ahmad Mudzakir Al Fakhri mengatakan, kejadian sapi kurban yang kabur tersebut terjadi sekitar pada pukul 10.00 WIB.
Di mana, saat itu sapi tengah diarahkan menuju lokasi penyembelihan.
"Jadi tempat penyimpanan sapi, ke tempat penyembelihan itu agak jauh, harus dibawa dulu. Soalnya, jumlah sapi yang disembelih di sini banyak. Jadi harus dibawa dulu. Dan kejadian itu, saat perpindahan," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Jabar, Rabu (27/5/2026).
Saat kejadian, kata Mudzakir, dua pria yang membawa sapi itu merupakan panitia kurban.
Namun, keduanya disebut belum berpengalaman dalam menangani proses penggiringan hewan kurban shingga sempat terkejut ketika sapi bereaksi.
"Mungkin kayanya cara nariknya salah, yang pakai rompi baju oranye itu. Sapinya sakit atau kaget, jadi loncat. Akhirnya yang narik juga ikut jatuh."
"Nah, warga yang nonton juga ikut panik, makanya semuanya pada lari kaya di video," katanya.
Setelah lepas dari kendali, Mudzakir mengatakan, sapi tersebut bergerak ke sisi belakang masjid hingga masuk ke area taman.
Setelah itu, sejumlah petugas yang terbiasa menangani hewan kurban kmudian berupaya menenangkan situasi.
"Kebetulan pawangnya, yang juga juragan sapinya, langsung nenangin sapi. Kurang lebih berhasil ditngkep lagi sekitar 10 menit. Larinya cuma deket, masih sekitar masjid, adalah 100 meter dari posisi pas kabur itu," ucapnya.
Meski sudah berhasil diamankan, sapi itu tidak langsung disembelih.
Pasalnya, kata Mudzakir, hal itu dilakukan agar kondisi sapi lebih tenang sebelum akhirnya dilakukan pemotongan sekitar pukul 11.00 WIB, setelah beberapa sapi lain lebih dulu disembelih.
"Sapi yang kabur itu urutan nomor 4. Jadi karena sapi nomor 4 itu lumayan besar, jadi dilewatin dulu beberapa sapi. Ada tiga sapi yang disembelih lebih dulu. Baru sampai sapinya tenang, kemudian pada akhrinya disembelih," ujarnya.
Mudzakir menyebut bahwa, insiden hewan kurban yang kabur seperti ini, sebenarnya pernah terjadi pada pelaksanaan kurban sebelumnya.
Namun, menurut dia, kejadian tahun ini menjadi sorotan karena sempat direkam warga dan viral di media sosial.
"Dulu sih pernah kata gini, tapi sudah lama banget. Kalau yang sampai terekam video seperti ini, mungkin baru pertama kali. Dulu juga pernah kejadian serupa, tapi nggak sampai viral atau terekam seperti sekarang," katanya.(*)
Baca juga: Detik-detik Sapi Kurban Mengamuk di Kroya Indramayu, Motor Diseruduk, Warga Berhamburan