TRIBUNMANADO.CO.ID, Lolak - Penanganan banjir bandang di Desa Solimandungan, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), terus dilakukan pemerintah daerah hingga malam hari, Rabu 27 Mei 2026.
Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi, langsung mengerahkan alat berat excavator untuk membersihkan material banjir berupa lumpur dan potongan kayu yang menumpuk di pemukiman warga serta akses jalan desa.
Potongan kayu berukuran sedang yang terbawa arus banjir sebelumnya sempat menghantam sejumlah rumah warga dan menghambat jalur jembatan yang menyebabkan meluas hingga ke jalur trans sulawesi.
Ditengah proses penanganan darurat tersebut, Wakil Bupati Bolmong, Dony Lumenta, turut berada di lokasi mendampingi Bupati memantau langsung kondisi warga dan proses pembersihan material banjir.
Selain itu, tampak pula Dandim 1303/Bolmong Letkol Manashe Lomo, bersama Waka Polres Bolmong Kompol Risno Luas, sejumlah pimpinan SKPD Bolmong, camat, serta para sangadi turun langsung membantu koordinasi penanganan bencana di lapangan.
Hingga pukul 20.30 WITA, Bupati dan Wakil Bupati masih berada di lokasi banjir untuk memastikan proses penanganan berjalan maksimal serta kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.
"Kita mau akses jalan tran Sulawesi tidak terputus. Selain itu akses jalan desa juga jadi prioritas," ucap Yusra.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Bolmong selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir dan banjir bandang di empat desa Kecamatan Bolaang, yakni Desa Komangaan, Solimandungan I, Solimandungan II, dan Solimandungan Baru.
Air bercampur lumpur dengan ketinggian mencapai sekitar satu hingga dua meter masuk ke rumah-rumah warga dan membawa material kayu dari aliran sungai hingga memicu kepanikan masyarakat.
Pemerintah daerah bersama BPBD, TNI-Polri, dan instansi terkait kini masih terus melakukan pendataan kerusakan rumah maupun infrastruktur sambil menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak.
(TribunManado.co.id/Nie)