Jakarta (ANTARA) - Masjid At-Taqwa di kawasan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, mendistribusikan sekitar 1.500 paket daging kurban kepada masyarakat pada momen Idul Adha 2026, Rabu.

Sebanyak 1.500 paket daging itu merupakan hasil dari penyembelihan 16 ekor sapi dan 26 ekor kambing.

Ketua Panitia Kurban Masjid At-Taqwa Syarifuddin Yahya mengatakan seluruh proses penyelenggaraan kurban dilakukan secara langsung oleh panitia internal masjid.

“Kita mengedarkan 1.500 paket untuk masyarakat. Ya, khusus Masjid At-Taqwa, panitia kurban Masjid At-Taqwa yang menyelenggarakan,” ujar Syarifuddin di Masjid At-Taqwa, Jakarta, Barat, Rabu.

Dia menyebutkan distribusi daging kurban itu tidak hanya menyasar warga sekitar Kemanggisan, tetapi juga menjangkau wilayah lain, salah satunya Tanjung Duren.

“Pembagian dilakukan dengan sistem zonasi atau ring, mulai dari ring 1 hingga ring 3, guna memastikan penyaluran tepat sasaran,” ujar Syarifuddin.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan sebagian besar hewan kurban yang disembelih itu berasal dari kontribusi majelis taklim.

“Yang paling banyak itu dari majelis taklim, tahun ini ada 10,” ucap Syarifuddin.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok turut meninjau langsung pelaksanaan pemotongan hewan kurban di lokasi tersebut.

Dia mengimbau agar proses pemotongan hewan kurban dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik dari sisi syariat Islam maupun aspek kesehatan dan kebersihan.

“Tempat pemotongan harus mengikuti arahan petugas KPKP, karena proses pemotongan mempengaruhi kualitas daging. Jika sesuai syariat Islam dan higiene sanitasi yang baik, Insya Allah, dagingnya juga berkualitas,” tutur Hasudungan.

Dia pun berharap agar seluruh daging kurban yang dipotong selama Idul Adha hingga hari tasyrik dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang berhak menerima.

“Kami harapkan semua hewan kurban yang dipotong dapat dikonsumsi oleh masyarakat yang berhak. Selain itu, daging kurban harus aman, sehat, utuh, dan halal saat dikonsumsi,” imbuh Hasudungan.