Pengakuan Pembuat Flayer Status Gunung Awu Naik Level 4: Satu Kata Hilang Picu Kesalahpahaman
Frandi Piring May 28, 2026 04:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gambar flayer yang beredar di media sosial Facebook terkait aktivitas Gunung Api Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe menuai perhatian publik.

Flayer yang menampilkan status Gunung Awu meningkat menjadi Level IV atau “Awas” sempat membuat panik masyarakat, khususnya di "Negeri Tampungang Lawo" Sangihe.

Sebenarnya, kondisi sebenarnya hingga saat ini Gunung Api Awu masih berada pada Level III atau “Siaga”.

Flayer yang tersebar luas itu juga mencantumkan logo BPBD Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Sebagian masyarakat pun mengira informasi tersebut merupakan pengumuman resmi dari instansi pemerintah.

Wandu Labesi meminta masyarakat harus memastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber yang jelas dan resmi.

“Terkait dengan postingan salah seorang terhadap peningkatan status Gunung Api Awu, kami berharap semua masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe memastikan setiap informasi berasal dari sumber yang jelas,” kata Wandu Labesi saat dikonfirmasi tim TribunManado.co.id, Kamis (28/05/2026) siang.

Menurutnya, informasi mengenai kenaikan status Gunung Api Awu sangat sensitif karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Apalagi terkait dengan keadaan Gunung Api Awu yang memang sangat meresahkan masyarakat ketika terdengar informasi kenaikan status dari level siaga menjadi awas. Karena kalau sudah naik ke level awas, ada banyak hal yang harus dilakukan pemerintah daerah termasuk masyarakat harus mengungsi,” ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat selama ini sudah memahami bahwa apabila status gunung berada pada level awas, maka warga di wilayah tertentu wajib melakukan evakuasi.

“Nah ini yang menjadi keresahan masyarakat. Apalagi kalau seorang karyawan atau pegawai, dia harus menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat dan jangan sembarangan menyampaikan informasi yang tidak benar sumbernya,” tambahnya.

Terkait pencantuman logo BPBD dalam flayer tersebut, Wandu Labesi berharap pembuat flayer dapat menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat.

“Kami tentu berharap yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka karena informasi ini disampaikan melalui media sosial. Jadi dia harus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kekeliruan yang dilakukan sehingga masyarakat memahami apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.

Tim TribunManado.co.id juga meminta konfirmasi terhadap pembuat flayer yang diketahui berinisial RM.

RM menjelaskan bahwa terjadi kesalahan pada proses pembuatan desain menggunakan aplikasi berbasis kecerdasan buatan atau ChatGPT.

Lanjut RM mengatakan, tulisan awal yang dibuat sebenarnya berbunyi “Gunung Api Awu Sangihe Jika terjadi peningkatan menjadi Level IV (Awas)”.

Namun saat proses pembuatan flayer, kata “Jika” hilang sehingga isi informasi berubah seolah-olah status Gunung Awu sudah resmi naik ke Level IV.

“Awalnya itu hanya konsep informasi antisipasi apabila terjadi peningkatan status menjadi Level IV. Tetapi setelah dibuat, kata ‘Jika’ tidak muncul di flayer sehingga menimbulkan kesalahpahaman,” ujar RM saat diwawancarai tim TribunManado.co.id via telepon pada Kamis siang.

Status Gunung Awu Terkini

Sementara itu, terkait kondisi Gunung Api Awu yang masih berada pada Level III atau Siaga, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan resmi pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah sudah menyiapkan segala sesuatu untuk mengantisipasi apabila terjadi kenaikan status dari level siaga menjadi awas. Oleh karena itu kami menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dalam beraktivitas sambil mengikuti arahan pemerintah daerah,” Wandu Labesi.

Ia juga menegaskan masyarakat dilarang melakukan aktivitas dalam radius 4 kilometer dari puncak Gunung Api Awu.

“Tidak ada aktivitas di radius 4 kilometer dari puncak Gunung Api Awu. Jadi masyarakat tetap tenang, tetap beraktivitas, dan informasi yang benar adalah informasi resmi dari pemerintah daerah,” tutup Kepala BPBD. (Edu)

Baca juga: BREAKING NEWS: Status Gunung Awu di Sangihe Sulawesi Utara Naik Jadi Level III Siaga

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.