Madura Terpopuler: BGN Suspend 372 Dapur MBG se-Jatim hingga SP3 Kasus Dugaan Penganiayaan Sampang
Dwi Prastika May 28, 2026 04:52 PM

Lalu penghentian penyelidikan kasus dugaan penganiayaan di Sampang yang dilaporkan seorang warga bernama Sunama.

Kemudian RSUD dr Mohammad Zyn Sampang menyembelih 11 hewan kurban di momen Hari Raya Iduladha 2026.

BGN Suspend 372 Dapur MBG se-Jawa Timur Karena belum Ada IPAL, 23 SPPG di Bangkalan

MBG - BGN menghentikan operasional sementara 372 unit SPPG di Jawa Timur per 25 Mei 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 unit dapur MBG di antaranya terdata berada di Kabupaten Bangkalan yang tersebar di 12 kecamatan.
MBG - BGN menghentikan operasional sementara 372 unit SPPG di Jawa Timur per 25 Mei 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 unit dapur MBG di antaranya terdata berada di Kabupaten Bangkalan yang tersebar di 12 kecamatan. (TribunMadura.com/Ahmad Faisol)

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional sementara (suspend) 372 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Timur.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 unit dapur di antaranya berlokasi di Kabupaten Bangkalan, Madura.

Keputusan BGN per 25 Mei 2026 itu didasarkan atas belum tersedianya Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), sebagai syarat wajib bagi setiap SPPG untuk menjaga mutu Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menghindari pencemaran lingkungan akibat limbah dapur. 

"Itu persoalan IPAL karena ada yang belum tersedia atau belum memenuhi standar yang telah ditetapkan BGN. Keputusan itu didasarkan atas hasil Pendataan Koordinasi Regional Provinsi Jawa Timur secara berjenjang," ungkap Satgas Pemkab Bangkalan, Dr Bambang Budi Mustika kepada TribunMadura.com, Rabu (27/5/2026). 

23 unit dapur SPPG suspend di Kabupaten Bangkalan itu tersebar di Kecamatan Konang, Kecamatan Arosbaya, Kota Bangkalan, Kecamatan Kwanyar, Kecamatan Geger, Kecamatan Burneh, Kecamatan Socah, Kecamatan Klampis, Kecamatan Tragah, Kecamatan Blega, Kecamatan Kokop, dan Kecamatan Tanjung Bumi.

Bambang menjelaskan, pertimbangan BGN menghentikan sementara operasional ratusan unit SPPG se-Jawa Timur termasuk 23 unit dapur MBG di Kabupaten Bangkalan untuk menghindari risiko yang ditimbulkan terhadap kualitas produksi, mutu gizi, dan keamanan pangan menu MBG. 

Dari 23 unit dapur di Kabupaten Bangkalan, lanjutnya, terdata 10 dapur sudah tersedia dan terpasang IPAL, tinggal mengajukan pembukaan kembali operasionalnya.

Baca Selengkapnya di Sini

SP3 Kasus Sunama Sesuai Prosedur, Kasatreskrim Polres Sampang: Hukum Tak Bisa Diintervensi

PENYELIDIKAN - Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim (tengah). Polres Sampang memastikan penghentian penyelidikan kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan seorang warga bernama Sunama dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan mekanisme hukum yang berlaku, Rabu (27/5/2026).
PENYELIDIKAN - Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim (tengah). Polres Sampang memastikan penghentian penyelidikan kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan seorang warga bernama Sunama dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan mekanisme hukum yang berlaku, Rabu (27/5/2026). (TribunMadura.com/Hanggara Pratama)

Polres Sampang memastikan penghentian penyelidikan kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan seorang warga bernama Sunama, dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan mekanisme hukum yang berlaku.

Kasatreskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, mengatakan, seluruh tahapan penanganan perkara telah dijalankan sesuai prosedur dan mengacu pada fakta-fakta hasil penyelidikan.

"Penanganan sudah profesional sesuai fakta penyelidikan dan hasil gelar perkara," ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Dijelaskan, perkara tersebut bermula dari laporan pengaduan masyarakat yang diajukan Sunama pada 6 April 2026 terkait dugaan penganiayaan di wilayah Kecamatan Camplong, Sampang, dengan dua orang pria sebagai terlapor bernisial, M (25) dan S (35).

Menindaklanjuti laporan itu, penyidik melakukan serangkaian langkah penyelidikan, mulai pemeriksaan pelapor, pengumpulan keterangan saksi, pemeriksaan terhadap terlapor, hingga pelaksanaan visum di RSUD Sampang.

Penyidik turut memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

Namun, menurut polisi, sebagian saksi yang dipanggil tidak hadir memenuhi undangan pemeriksaan.

Setelah seluruh proses dilakukan, kasus tersebut kemudian dibahas melalui gelar perkara yang melibatkan unsur pengawasan internal kepolisian.

Baca Selengkapnya di Sini

RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Sembelih 11 Hewan Kurban, Daging Dibagikan ke Warga dan Pegawai

KURBAN - RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Madura, menyembelih 11 hewan kurban, terdiri dari 5 ekor sapi dan 6 ekor kambing di momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Daging kurban selanjutnya didistribusikan kepada warga di sekitar rumah sakit, petugas kebersihan, tenaga keamanan, hingga masyarakat yang berhak menerima.
KURBAN - RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Madura, menyembelih 11 hewan kurban, terdiri dari 5 ekor sapi dan 6 ekor kambing di momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Daging kurban selanjutnya didistribusikan kepada warga di sekitar rumah sakit, petugas kebersihan, tenaga keamanan, hingga masyarakat yang berhak menerima. (Istimewa/TribunMadura.com)

Semangat berbagi di momen Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi terasa di lingkungan RSUD dr Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang, Madura. 

Rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut menyembelih 11 hewan kurban, terdiri dari 5 ekor sapi dan 6 ekor kambing, Rabu (27/5/2026).

Pelaksanaan penyembelihan berlangsung di area rumah sakit dengan melibatkan jajaran manajemen, tenaga kesehatan, pegawai, hingga panitia kurban.

Tak sekadar ritual tahunan, kegiatan itu menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan antarpegawai dan masyarakat sekitar.

Direktur RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, dr Bakti Setyo Tunggal melalui Humas Amin Jakfar Sadik mengatakan, pelaksanaan kurban merupakan bentuk rasa syukur sekaligus sarana memperkuat nilai solidaritas.

"Momentum Iduladha ini menjadi sarana meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Daging kurban selanjutnya didistribusikan kepada warga di sekitar rumah sakit, petugas kebersihan, tenaga keamanan, hingga masyarakat yang berhak menerima.

Baca Selengkapnya di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.