Libur Iduladha, Okupansi Hotel di Bumi Projotamansari Bertahan di Angka 50 Persen
Hari Susmayanti May 28, 2026 05:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL -  Tingkat keterisian kamar atau okupansi hotel di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, cenderung landai dan tidak mengalami peningkatan signifikan pada momen libur Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

"Okupansi hotel saat libur Iduladha ini masih landai-landai saja, belum menimbulkan lonjakan permintaan akomodasi," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bantul, Yohanes Hendra, kepada Tribunjogja.com, Kamis (28/5/2026).

Hendra memperkirakan kondisi ini terjadi karena faktor prioritas pengeluaran masyarakat. Menurutnya, pada momen ini masyarakat cenderung mengalokasikan anggaran mereka untuk keperluan ibadah kurban.

Apalagi, libur Iduladha tahun ini juga berdekatan dengan momen libur panjang kenaikan kelas dan kelulusan sekolah.

Baca juga: BPBD Sleman Berencana Gandeng Ahli Geologi Atasi Teror Api Misterius di Rumah Warga Seyegan

"Dari kondisi itu, pengeluaran masyarakat cenderung terserap untuk ibadah kurban atau memenuhi kebutuhan pendaftaran sekolah anak terlebih dahulu, sehingga mereka menahan diri untuk bepergian," ujar Hendra.

Saat ini, lanjut Hendra, angka okupansi hotel di Bumi Projotamansari rata-rata berada di kisaran 50 persen. Meski angka tersebut sedikit naik dibanding hari-hari biasa yang sempat berada di bawah 50 persen, pertumbuhan ini masih masuk kategori landai untuk ukuran musim liburan.

Selain faktor musiman tersebut, Hendra juga mengungkap tantangan lain yang dihadapi industri perhotelan saat ini, yaitu berkurangnya kegiatan instansi pemerintah yang diselenggarakan di hotel.

"Ditiadakannya kegiatan-kegiatan pemerintah di hotel cukup berpengaruh bagi kami. Alhasil, saat ini kami hanya bisa mengandalkan kunjungan murni dari wisatawan luar daerah saat momen libur seperti ini," pungkasnya. (nei)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.