Jelang Musda Demokrat Jatim, Emil Dardak : Kepengurusan Dipilih Melalui Formatur
Titis Jati Permata May 28, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - Emil Dardak tak mau jumawa mengenai peluang dirinya untuk kembali terpilih sebagai Ketua Demokrat Jawa Timur pada forum Musda mendatang. 

Meski menjadi kandidat kuat dan petahana, namun Wagub Jatim tersebut hanya tersenyum saat ditanya mengenai pencalonan di Musda. 

Sebaliknya, Emil menegaskan pelaksanaan Musda bergantung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. 

Baca juga: Fraksi Demokrat Sebut Fondasi Ekonomi Jatim Masih Kuat di Tengah Krisis Global

Sebagai informasi, Musda adalah forum konsolidasi lima tahunan di tingkat provinsi yang diantaranya adalah menentukan posisi ketua dan kepengurusan untuk periode mendatang. 

"Lebih seru kalau kita menunggu waktunya saja," kata Emil Dardak sembari tertawa saat ditemui SURYA.co.id, di sela penyembelihan hewan kurban di kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jatim, Kamis (28/5/2026). 

Musda Kewenangan DPP

Penjadwalan Musda disebut murni merupakan kewenangan DPP. 

Hingga saat ini, belum ada keputusan yang dikeluarkan. Namun, Musda memang berpeluang besar digelar tahun ini. 

Mengingat pentingnya konsolidasi di internal kepengurusan Partai Demokrat. Emil menegaskan tegak lurus pada DPP. 

Terlebih, konsolidasi menjadi upaya strategis dalam menyongsong Pemilu 2029 mendatang. 

Emil Dardak Ogah Sesumbar

Hanya saja, saat kembali disinggung sebagai kandidat kuat, Emil tak mau sesumbar. 

Lantaran itu, Emil juga belum berbicara mengenai siapa yang akan mengisi kepengurusan DPD Partai Demokrat periode mendatang. 

"Kalau kepengurusan dipilih melalui formatur. Formatur ini lintas elemen dan tentunya di dalamnya juga ada DPP. Jadi saya tentu tidak bisa bicara sebagai pribadi kurang elok ya kalau kemudian kami mendahului menyampaikan kriteria versi saya. Apalagi saya sendiri kan belum," ungkap Emil. 

Hanya saja, secara umum, Emil menyatakan bahwa posisi apapun di dalam kepengurusan Partai Demokrat dibutuhkan figur yang loyal terhadap partai. 

Kemudian dapat seirama antar pengurus sehingga pergerakan partai bisa efektif. 

Lalu, juga harus berkomitmen untuk meningkatkan suara partai. 

Tingkatkan Suara Partai 

Target mendatang, Demokrat menginginkan agar perolehan suara dan kursi bisa meningkat. 

Terlebih, Emil tak memungkiri bahwa pada Pemilu 2024 lalu, Demokrat mengalami sejumlah tantangan. 

Mulai dari upaya pengambilalihan partai di tingkat DPP hingga konstelasi politik yang dinamis. 

"Tetapi kita tetap mensyukuri kerja keras semua insan Partai Demokrat di semua lini sehingga capaian ini tetap menjadi capaian yang tentunya kita syukuri sebagai sebuah sarana untuk kemudian membuktikan diri," jelas Emil. 

Pada Pemilu 2024 lalu, Demokrat Jatim memperoleh 11 kursi DPRD Jatim dan 137 DPRD Kabupaten/kota. 

Untuk pemilu mendatang, Emil meyakini kinerja dari seluruh legislator Demokrat beserta fungsionaris atau struktur di berbagai tingkatan dapat meningkatkan hasil partai di Jawa Timur. 

"Masyarakat akan melihat betul apa kiprahnya selama masa ini, masa pengabdian," ungkap Emil. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.