Sosok Fakhruddin Arrozi, Dosen UMLA yang Pimpin Salat Idul Adha Presiden Prabowo di Prancis
Cak Sur May 28, 2026 05:32 PM

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Dosen Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Jawa Timur (Jatim), Fakhruddin Arrozi mendapat kehormatan menjadi imam sekaligus khatib salat Idul Adha 1447 Hijriah yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Prancis pada Rabu (27/5/2026).

Momen tersebut menjadi pengalaman berkesan bagi akademisi asal Lamongan itu, karena memimpin ibadah di hadapan kepala negara Indonesia saat berada di luar negeri.

Meski demikian, Fakhruddin mengaku tetap menjalankan tugasnya dengan tenang.

“Alhamdulillah biasa saja, semua manusia sama. Hanya memang pengamanan dan protokolnya lebih ketat,” ujar Fakhruddin saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Kamis (28/5/2026).

Pengamanan Paspampres Disebut Sangat Ketat

Fakhruddin mengungkapkan, dirinya tidak sempat berbincang langsung dengan Presiden Prabowo, karena pengamanan dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berlangsung sangat ketat selama kegiatan berlangsung.

Namun, ia sempat berbincang singkat dengan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

“Tadi sempat ngobrol dengan Seskab Teddy saja,” katanya.

Dalam percakapan tersebut, Teddy disebut menanyakan latar belakang dirinya, mulai dari asal daerah hingga perjalanan pendidikan yang ditempuh.

“Beliau tanya asal mana, dari pesantren mana, kuliah di mana, begitu saja,” tuturnya.

Tengah Lanjut Studi dan Aktif di Muhammadiyah Prancis

Saat ini, Fakhruddin diketahui tengah melanjutkan pendidikan di Universiti Muhammadiyah Malaysia pada Program Studi Islam.

Keberadaannya di Prancis, awalnya untuk mendampingi sang istri yang sedang menempuh pendidikan.

Namun di tengah aktivitas akademiknya, Fakhruddin juga mendapat amanah sebagai Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Prancis.

Posisi tersebut membuatnya aktif dalam kegiatan dakwah dan pembinaan komunitas Muslim Indonesia di Prancis.

Jadi Kebanggaan UMLA dan Muhammadiyah

Penunjukan Fakhruddin sebagai imam dan khatib salat Idul Adha yang dihadiri Presiden RI di luar negeri, menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar UMLA maupun masyarakat Lamongan.

Kehadirannya dinilai mencerminkan kiprah kader Muhammadiyah Indonesia di tingkat internasional, khususnya dalam bidang pendidikan Islam dan dakwah global.

Selain menjadi akademisi, Fakhruddin juga dinilai mampu membawa representasi Islam moderat Indonesia melalui aktivitas Muhammadiyah di luar negeri.

Momentum tersebut, sekaligus memperlihatkan kontribusi diaspora akademisi Indonesia dalam memperkuat jejaring keislaman dan kebangsaan di level internasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.