Geger! WNA Korea Selatan Ditemukan Tewas Penuh Luka di Tambun, Diduga Korban Pembunuhan
Hironimus Rama May 28, 2026 05:35 PM

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI – Warga Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi mendadak gempar.

Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial SBC (60) ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya, Rabu (27/5/2026) malam.

Jasad pria paruh baya tersebut ditemukan dalam kondisi penuh luka di area ruang makan. Dugaan kuat menyeruak bahwa SBC merupakan korban tindak pembunuhan keji.

Peristiwa berdarah ini langsung menyedot perhatian warga sekitar. Salah seorang saksi mata yang merupakan warga setempat, Iyan (21), mengaku terkejut saat terbangun dari tidurnya dan melihat rumah korban sudah dikerumuni massa.

“Saya tadi baru bangun, lalu dari atas saya lihat kondisi sudah ramai. Setelah itu saya turun, katanya bapak pemilik kontrakan sudah meninggal,” kata Iyan kepada wartawan pada Kamis (28/4/2026). 

Iyan menambahkan, desas-desus mengenai motif tewasnya sang WNA Korea langsung menyebar cepat di antara kerumunan warga malam itu.

“Saya kurang tahu juga, tapi ramainya si pembunuhan,” ujarnya.

Dikenal Sangat Baik, Korban Hidup Sebatang Kara

Semasa hidupnya, SBC dikenal sebagai sosok yang hangat. Meski statusnya sebagai warga asing, ia tidak canggung untuk bersikap ramah kepada tetangga sekelilingnya, walaupun ia memang lebih sering menghabiskan waktu di dalam rumah.

“Baik, baik banget. Orangnya juga jarang keluar,” ungkap Iyan.

Menurut penuturan warga, korban ternyata sudah cukup lama menetap di kawasan Tambun dan memilih untuk tinggal sebatang kara di rumah tersebut.

“Sudah lama tinggal di sini, tinggal sendiri,” katanya.

Misteri kematian SBC terungkap setelah sang anak mendatangi rumah tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar di lokasi kejadian, sang putri—yang diketahui memang jarang pulang—menjadi orang pertama yang mendapati ayahnya sudah tak bernyawa.

“Katanya anaknya yang pertama kali menemukan,” ujar Iyan.

Polisi Masih Bungkam, Jasad Korban Diotopsi

Pihak kepolisian dari Polsek Tambun Selatan dan Polres Metro Bekasi masih enggan memberikan keterangan resmi terkait motif maupun identitas pelaku.

Aparat kepolisian terpantau masih fokus mengumpulkan sejumlah barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP).

Guna kepentingan penyelidikan dan mengungkap penyebab pasti kematiannya, jasad SBC kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses otopsi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.