Pemkab Bangka Sembelih 9 Sapi Kurban, Prioritaskan Petugas Kebersihan
Ajie Gusti Prabowo May 28, 2026 05:50 PM

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka melaksanakan penyembelihan hewan kurban, Kamis (28/5) pagi. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini merupakan wujud kepedulian sosial dari jajaran pemerintah daerah dan sejumlah perusahaan mitra kerja di wilayah Kabupaten Bangka.

Sekretaris Panitia Kurban Pemkab Bangka, Budi Hamzah, menjelaskan seluruh rangkaian prosesi penyembelihan hingga pendistribusian daging dilakukan secara terukur dan melibatkan partisipasi aktif para pegawai.

Menurut Budi Hamzah, pada Iduladha tahun ini, Pemkab Bangka menerima dan menyembelih sebanyak sembilan ekor sapi merupakan bantuan serta sumbangan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bangka. "Alhamdulillah hari ini, Pemkab Bangka melakukan penyembelihan hewan kurban. Ini merupakan bantuan dari perusahaan-perusahaan mitra kerja kita," kata Budi Hamzah.

Ia juga memastikan, seluruh hewan kurban yang disembelih berada dalam kondisi yang sangat baik dan layak konsumsi. Berdasarkan pemeriksaan berkala dari Dinas Pangan dan Pertanian, khususnya laporan dari dokter hewan, seluruh sapi dinyatakan sehat walafiat. "Kalau laporan dari dokter hewan, Alhamdulillah sapi-sapi kita dalam kondisi sehat walafiat," ucapnya.

Sementara itu, mekanisme pendistribusian, Panitia Kurban Pemkab Bangka menargetkan para petugas lapangan sebagai penerima utama. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan Pemkab Bangka.

"Nanti akan kita distribusikan, terutama sekali untuk pegawai lapangan dan petugas kebersihan yang ada di lingkungan Pemkab Bangka," ungkapnya.

Selain itu, panitia akan menghitung total berat daging beserta bagian tulang secara keseluruhan setelah proses pemotongan selesai. Jumlah kantong daging yang dibagikan akan disesuaikan dengan total kuota yang tersedia, dengan estimasi berat per kantong minimal satu kilogram.

"Untuk pembagiannya seperti biasa, satu kantong itu satu kilo lebih, tidak kurang dari itu. Nanti jumlah totalnya tergantung hasil penimbangan daging dan tulang yang kita totalkan hari ini, lalu kita serahkan kepada kawan-kawan yang sudah tercatat," jelasnya.

Guna memastikan seluruh proses berjalan lancar dan efisien, Pemkab Bangka telah membentuk kepanitiaan khusus yang melibatkan sebagian besar pegawai internal. "Untuk pemotongan, kita sudah membentuk panitia yang melibatkan sebagian besar pegawai kita sendiri di Pemkab Bangka," ujarnya. 

Sebelumnya, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka, Asep Setiawan memastikan, sembilan hewan kurban yang ada bukan bersumber langsung dari anggaran Pemkab Bangka, melainkan merupakan kontribusi atau bantuan dari pihak mitra kerja sama Pemkab. "Dari mitra kita, masyarakat sendiri sudah menerima bantuan hewan kurban dan ini besok kita distribusikan ke pegawai kita," ujar Asep Setiawan, Rabu (27/5) sore.

Pihaknya berharap pendistribusian hewan kurban ini, baik yang disalurkan melalui masjid-masjid maupun yang dikelola di lingkungan kantor dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat serta pegawai di Kabupaten Bangka. (v1)

Stok Hewan Kurban Meningkat
DINAS Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Kabupaten Bangka memastikan, ketersedian hewan kurban pada Iduladha 2026 ini, berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Berdasarkan data terbaru jumlah stok hewan kurban, baik sapi maupun kambing mengalami tren peningkatan yang positif jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Kami memastikan ketersediaan hewan kurban untuk tahun 2026 ini sangat aman, jika kita melihat data yang ada, terjadi kenaikan jumlah stok yang cukup signifikan baik untuk sapi maupun kambing dibandingkan dengan tahun 2025," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinpanpertan, Trisna Ningsih, Rabu (26/5) siang.

Di mana stok ketersedian penjualan hewan kurban di tahun 2026 yaitu sapi 1.234 ekor, kambing 1.513 ekor dan di tahun ini mengalami peningkatan untuk jumlah ketersediaan. "Ada kenaikan jumlah ketersediaan tidak terlalu banyak, sapi maupun kambing ini ada yang berasal dari Bangka atau dari luar Pulau Bangka," ungkapnya.

Ia menegaskan, semua hewan kurban yang dijual atau dipasarkan telah dilakukan pemeriksaan dan layak untuk dikurban hingga didistribusikan ke masyarakat. "Semua aman, sudah kita lakukan pemeriksaan kesehatan sejak awal dan hewan kurban kita ini terhindar dari PMK," tegasnya. (v1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.