TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus menyesuaikan struktur organisasi perangkat daerah (OPD) menyusul perubahan nomenklatur dari pemerintah pusat. Penyesuaian itu dilakukan melalui pemisahan sejumlah OPD dan pengukuhan lembaga baru agar pelayanan pemerintahan tetap berjalan optimal.
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, mengatakan perubahan nomenklatur dari pemerintah pusat membuat pemerintah daerah harus segera melakukan penyesuaian struktur organisasi. Pemerintah daerah saat ini terus memproses pengukuhan beberapa OPD agar selaras dengan aturan terbaru yang berlaku.
Langkah tersebut juga penting untuk memastikan administrasi pemerintahan dan hak ASN tetap berjalan tanpa kendala. "Karena nomenklatur lagi-lagi harus berubah dari pusat. Kita di daerah harus menyesuaikan, sesuai nomenklatur itu saya harus segera mengukuhkan beberapa dinas dan badan," kata Riza Herdavid, Kamis (28/5).
Riza Herdavid menjelaskan, terdapat empat OPD yang direncanakan akan dipisah dan disesuaikan secara bertahap. Dari sejumlah rencana tersebut, pemisahan Dinas Perikanan dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) menjadi prioritas utama karena dinilai paling siap secara teknis maupun administrasi. Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mempersiapkan pengukuhan Kesbangpol dan pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Pemerintah daerah sebelumnya juga telah mengukuhkan perubahan nomenklatur Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menjadi Badan Perencanaan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida).
Setelah pengukuhan tersebut rampung, fokus pemerintah daerah kini diarahkan pada penguatan dan pengukuhan Kesbangpol. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat fungsi pemerintahan dan stabilitas daerah di tengah penyesuaian kelembagaan yang sedang berlangsung. "Termasuk penguatan Kesbangpol yang saat ini sedang diproses pemerintah daerah," jelas Riza Herdavid.
Ia menilai pemisahan sektor perikanan menjadi dinas tersendiri merupakan langkah strategis bagi Kabupaten Bangka Selatan. Wilayah Bangka Selatan yang didominasi perairan membuat sektor perikanan memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih maksimal. Selain itu, sektor tersebut juga telah memiliki infrastruktur pendukung berupa kantor tersendiri sehingga tidak membutuhkan anggaran besar dalam pembentukan OPD baru.
Dengan berdirinya dinas tersendiri, bantuan dan program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dinilai akan lebih fokus masuk ke daerah. Pemerintah daerah juga memastikan kebutuhan anggaran untuk pembentukan dinas baru sudah tersedia melalui penyesuaian dari struktur anggaran sebelumnya. "Anggarannya sudah ada karena tinggal mengambil dari bagian perikanannya," jelasnya. (u1)