Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Semangat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi dimaknai keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bengkulu dengan melaksanakan penyembelihan hewan kurban, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr H Saefuddin SAg MSi.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Bagian Tata Usaha Dr Sri Ihsan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Nyimas Mariam beserta pengurus, para kepala bidang, pembimas, ketua tim kerja hingga jajaran ASN Kanwil Kemenag Bengkulu.
Pada Iduladha tahun ini, Kanwil Kemenag Bengkulu menyembelih sebanyak 17 ekor hewan kurban yang terdiri dari 16 ekor sapi dan 1 ekor kambing.
Selain penyembelihan yang dipusatkan di lingkungan kantor wilayah, sebagian hewan kurban juga lebih dahulu disalurkan kepada masyarakat melalui sejumlah masjid di Kota Bengkulu.
Sebanyak satu ekor sapi diserahkan kepada Jemaah Masjid Raya Baitul Izzah Provinsi Bengkulu dan satu ekor sapi lainnya diberikan kepada Jemaah Masjid Jamik Kota Bengkulu.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Bengkulu, Dr Sri Ihsan mengatakan, penyembelihan terpusat di lingkungan Kanwil dilakukan terhadap 14 ekor sapi dan 1 ekor kambing.
Menurutnya, seluruh proses pelaksanaan kurban dilaksanakan dengan semangat gotong royong yang melibatkan panitia dan pegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Bengkulu.
“Kami telah menyiapkan ratusan kupon daging kurban yang dibagikan kepada peserta kurban, pensiunan ASN, masyarakat sekitar hingga panti asuhan yang pendistribusiannya dikoordinasikan oleh pengurus DWP Kanwil,” ujar Ihsan dalam rilis humas Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Kamis (28/5/2026).
Ia menambahkan, pembagian daging kurban tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial serta memastikan manfaat ibadah kurban dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr H Saefuddin menegaskan bahwa ibadah kurban bukan hanya ritual tahunan, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial dan ukhuwah antarsesama.
Menurutnya, nilai utama dalam ibadah kurban terletak pada keikhlasan dan kepedulian sosial yang diwujudkan melalui aksi nyata membantu masyarakat.
“Kegiatan kurban ini bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga bagaimana menanamkan nilai berbagi, memperkuat ukhuwah dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas,” kata Saefuddin.
Ia berharap pelaksanaan kurban tahun ini dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Bengkulu.