Banyak Warung Olahan Kambing Seperti Tongseng Tengkleng di Solo Raya, Ternyata Ini Sejarahnya
Rifatun Nadhiroh May 28, 2026 06:16 PM

 

TRIBUNSOLO.COM - Selain terkenal dengan budaya dan batiknya, Kota Solo di Jawa Tengah juga memiliki kekayaan kuliner yang menggugah selera, terutama aneka olahan kambing.

Mulai dari sate, tengkleng, hingga tongseng kambing, hidangan-hidangan tersebut menjadi favorit warga lokal sekaligus buruan para wisatawan yang datang ke Kota Bengawan.

Saat berkeliling Solo, penjual kuliner kambing mudah ditemukan di berbagai sudut kota.

Aroma sate kambing yang dibakar dengan balutan bumbu kecap, irisan bawang merah, dan cabai kerap menggoda siapa saja untuk mencicipinya.

Baca juga: INFO Nobar Piala Dunia 2026 di Solo Digelar Mulai 11 Juni - 19 Juli 2026, Ada Kafe di Tengah Kota

Sejarah Popularitas Olahan Kambing di Solo

Keistimewaan rasa tersebut ternyata berakar dari sejarah dan budaya lokal.

Banyak yang meyakini bahwa pengaruh orang-orang Timur Tengah yang menetap di Kecamatan Pasar Kliwon memengaruhi popularitas daging kambing di Solo.

Kawasan ini terkenal sebagai pusat kuliner kambing, bahkan tempat penjagalan kambing ada di daerah Semanggi.

Konon, pada masa lalu daging kambing adalah santapan para bangsawan Solo, yang diperkenalkan oleh pedagang Arab.

Dari situlah olahan kambing seperti sate dan tengkleng mulai digemari, bahkan menjadi simbol kuliner istimewa di kota ini.

Tengkleng, Kreasi Kuliner Kambing dari Solo

Selain sate, tengkleng kambing juga menjadi ikon kuliner Solo yang sudah terkenal di seluruh Indonesia.

Kreasi ini lahir dari kreativitas masyarakat Solo pada masa penjajahan Jepang.

Tengkleng adalah sup berbahan dasar tulang kambing dengan bumbu khas yang gurih dan kaya rempah.

Kini, sate kambing bukan hanya fenomena Solo saja, tapi telah menjadi kuliner legendaris di seluruh Indonesia.

Asal usul sate sendiri masih menjadi perdebatan, namun beberapa teori menyebutkan sate berasal dari pulau Jawa atau Sumatera, sementara teori lain mengatakan sate masuk ke Indonesia melalui pengaruh Arab pada masa penyebaran Islam.

Awalnya, sate disajikan hanya dalam acara adat atau upacara khusus.

Namun seiring waktu, populasi kambing meningkat dan harga daging kambing menjadi lebih terjangkau, sate pun hadir di warung dan restoran sebagai hidangan sehari-hari yang mudah ditemukan.

Memang banyak warung sate kambing di Solo, namun ada beberapa yang terkenal bahkan legendaris.

Jika kamu berkunjung ke Solo dan berencana kulineran sate atau olahan daging kambing berikut rekomendasinya.

1. Sate Kambing Mbok Galak

Alamat: Jalan Ki Mangun Sarkoro No. 112, Sumber Banjarsari, Banyuanyar

Jam buka: 08.00 - 17.00 WIB

Menu andalan di sini meliputi Sate Kambing, Sate Buntel, Tongseng Kambing, Gulai, dan Tengkleng dengan harga mulai Rp 50.000 - 80.000.

Kamu juga bisa menambah pelengkap seperti rambak kulit sapi, kacang goreng, dan emping pedas manis dengan harga Rp 4.000 - 15.000.

Lokasinya berjarak 4,9 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh 13 menit kendaraan bermotor.

2. Sate Kambing & Tengkleng Rica Rica Pak Manto

Alamat: Jalan Honggowongso No. 36, Sriwedari, Laweyan

Jam buka: 07.30 - 20.00 WIB

Di sini tersedia Sate Buntel, Sate Kambing, dan Sate Campur Buntel mulai Rp 60.000 - 65.000. Menu lain yang wajib dicoba adalah Tengkleng Rica, Tengkleng Segar, Tongseng, Sumsum Rica, dan Garang Masak dengan harga Rp 45.000 - 65.000.

Lokasinya berjarak 2,3 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh 7 menit kendaraan bermotor.

3. Sate Kambing-Buntel Pak H. Kasdi

Alamat: Jalan Monginsidi No. 107, Kestalan, Banjarsari

Jam buka: 07.00 - 21.00 WIB

Favorit warga lokal dan luar kota, menu di sini mulai dari Rp 40.000 per porsi.

Selain sate buntel, tersedia juga nasi goreng, tengkleng, dan krengseng dengan harga mulai Rp 25.000.

Minuman tradisional seperti beras kencur, gula asem, kunir asem, dan jeruk panas juga patut dicoba.

Lokasinya berjarak 2,1 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh 6 menit kendaraan bermotor.

4. Sate Kambing Pak Narto

Alamat: Jalan Kyai Mojo No. 121, Pasar Kliwon

Jam buka: 08.00 - 16.00 WIB

Nikmati 10 tusuk sate kambing bakar dengan bumbu kecap dan irisan bawang merah, cabai, serta tomat segar dengan harga sekitar Rp 40.000.

Tersedia juga setengah porsi untuk kamu yang ingin porsi lebih ringan.

Lokasinya berjarak 2,3 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh 6 menit kendaraan bermotor.

5. Sate Kambing Bu Hj. Bejo

Alamat: Jalan Sungai Sebakung No. 10, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon

Jam buka: 08.00 - 16.00 WIB

Sajian khas di sini mencakup sate daging, sate buntel, sate jeroan, dan tongseng dengan harga mulai Rp 40.000 - 65.000.

Selain itu, tersedia aneka minuman tradisional seperti kunir asem, gula asem, beras kencur, dan lemon tea.

Lokasinya berjarak 950 meter dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh 3 menit kendaraan bermotor.

6. Sate Kambing Mas HJT

Alamat: Jalan Kalimantan Kel No. 03, Kestalan, Banjarsari.

Jam buka: 10.00 - 16.30 WIB

Warung sederhana ini menawarkan menu gule, sate (5 tusuk), balungan, krengseng, dan tongseng dengan harga mulai Rp 12.000 - 18.000.

Harga tersebut sudah termasuk nasi putih dan es teh.

Lokasinya berjarak 1,8 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh 5 menit kendaraan bermotor.

7. Sate Kambing & Gule Goreng "Pak Samin"

Alamat: Jalan Ronggowarsito No. 8, Kampung Baru, Pasar Kliwon

Jam buka: 07.00 - 16.00 WIB

Banyak pilihan olahan kambing di sini, seperti gule goreng, gule biasa, tongseng buntel, sate biasa, dan tongseng mie.

Harga menu mulai dari Rp 25.000 saja.

Lokasinya berjarak 750 meter dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh 2 menit kendaraan bermotor.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.