Persaingan Ketat SNBT 2026, Unej Hanya Terima 4.216 Mahasiswa dari 30 Ribu Pendaftar
Wiwit Purwanto May 28, 2026 06:32 PM

SURYA.CO.ID JEMBER - Universitas Jember kembali menjadi tujuan favorit calon mahasiswa dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Dari lebih 30 ribu peserta yang memilih Unej, hanya 4.216 orang dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan registrasi ulang.

Ribuan Peserta Berebut Kursi Kuliah di Unej

Universitas Jember (Unej) mencatat tingginya animo peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Berdasarkan data Humas Unej, sebanyak 30.287 peserta memilih kampus negeri terbesar di wilayah Tapal Kuda tersebut.

Dari jumlah itu, hanya 4.216 calon mahasiswa baru yang berhasil diterima. Rinciannya, sebanyak 10.238 peserta menjadikan Unej sebagai pilihan pertama, 12.618 peserta memilih sebagai pilihan kedua, 3.669 peserta menempatkan Unej di pilihan ketiga, dan 3.762 peserta menjadikan Unej sebagai pilihan keempat.

Para mahasiswa baru selanjutnya diwajibkan mengikuti tahapan registrasi ulang yang dimulai dengan pengisian data diri serta unggah dokumen pendukung secara daring.

Setelah itu, peserta akan menjalani pemeriksaan berkas, layanan kesehatan, dan verifikasi penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara luring pada 2 hingga 4 Juni 2026 di Gedung Auditorium Unej.

Wakil Rektor I Unej Prof Slamin mengatakan, proses verifikasi dilakukan secara langsung agar kampus dapat mengetahui kondisi riil keluarga mahasiswa baru sebelum menetapkan besaran UKT.

“Nanti verifikasi dilakukan secara luring, sehingga panitia bisa menggali dan mengetahui kondisi keluarga mahasiswa baru. Sekaligus orang tua dapat mengetahui kampus Unej,” ujar Slamin, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, sistem verifikasi tatap muka diharapkan mampu menghasilkan penetapan UKT yang lebih tepat dan meminimalkan kesalahpahaman antara pihak kampus dengan orang tua mahasiswa.

Prodi Kesehatan dan Hukum Jadi Favorit

Pada kelompok Saintek, program studi rumpun kesehatan masih menjadi magnet utama peserta SNBT 2026. Program Studi Pendidikan Dokter Gigi menjadi jurusan paling diminati dengan 1.700 peminat, sementara kuota penerimaan hanya 76 mahasiswa baru.

Persaingan ketat juga terjadi di Program Studi Pendidikan Dokter yang diminati 1.511 peserta dan hanya menerima 76 mahasiswa. Sementara Program Studi Kesehatan Masyarakat menerima 100 mahasiswa baru dari total 1.071 peminat.

Program Studi Keperawatan berada di posisi berikutnya dengan 1.020 peminat dan kuota 75 mahasiswa baru. Sedangkan Program Studi Farmasi diminati 1.006 peserta dengan jumlah penerimaan hanya 76 mahasiswa.

Di kelompok Soshum, Program Studi Ilmu Hukum menjadi jurusan terfavorit dengan 1.031 peminat dan menerima 184 mahasiswa baru. Posisi berikutnya ditempati Program Studi Manajemen dengan 949 peminat dan kuota 114 mahasiswa.

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar menerima 68 mahasiswa baru dari total 689 peminat. Disusul Program Studi Akuntansi dengan 671 peminat dan kuota 78 mahasiswa baru.

Sementara itu, Program Studi Administrasi Bisnis berada di posisi kelima dengan 635 peminat dan hanya menerima 66 mahasiswa baru.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.