Anak-Anak Wasaka Indonesia Berkesempatan Berguru dengan Kurniawan Dwi Yulianto di Banjarmasin
Budi Arif Rahman Hakim May 28, 2026 06:52 PM


BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kabar gembira bagi anak-anak Banua yang cinta sepak bola. 

Salah satu striker terbaik yang pernah menjadi andalan Tim Nasional Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto bakal datang ke Banjarmasin.

Pemain yang mempunyai julukan ‘si Kurus” ini direncanakan hadir dan melatih para siswa SSB Wasaka Indonesia dalam agenda latihan spesial yang digelar pada Minggu (31/5/2026), di Biebie Minisoccer mulai pukul 15.00 Wita hingga selesai.

Legenda hidup sepak bola Indonesia yang kini menjadi pelatih Timnas Indonesia U-17 itu akan datang bersama mantan rekan setimnya di timnas, Supriyono Prima, yang kini aktif dalam pembinaan sepak bola usia dini.

Kolaborasi keduanya dengan para pelatih Wasaka Indonesia untuk berbagi pengalaman dan ilmu sepak bola kepada para pemain muda Wasaka Indonesia dalam kegiatan bertajuk Latihan Bersama.

Tak hanya sesi latihan di lapangan, Wasaka Indonesia juga menggelar Sharing Session bertema Peran Orangtua dalam Pembinaan dan Perkembangan Anak di Era Sepak Bola Modern di Ballroom Hotel Aria Barito, Minggu (31/5) sekitar pukul 19.00 Wita. Kegiatan ini terbuka bagi orangtua siswa maupun masyarakat umum.

Baca juga: Kapten Barito Putera Bayu Pradana Ungkap Satu Kendala Spanyol Rebut Piala Dunia 2026

Baca juga: Siaran Indosiar Malam Hari! Ini Jadwal Timnas U19 Indonesia vs Vietnam di Piala AFF U19 2026

Direktur Teknik Wasaka Indonesia, Ilham Romadhona mengatakan, dua nama besar sepak bola nasional tersebut didatangkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para siswa maupun orangtua.

“Tentu banyak hal yang bisa dibagi dua legenda ini untuk anak-anak Wasaka Indonesia,” ujar Ilham yang memiliki kedekatan dengan Kurniawan sejak era 1990-an karena sama-sama pernah menimba ilmu sepak bola di Italia saat keduanya tergabung dalam program Timnas Indonesia Primavera.

Ilham mengatakan, kehadiran Kurniawan dan Supriyono bukan hanya memberi pengalaman teknis sepak bola kepada pemain muda, tetapi juga memberikan edukasi kepada para orangtua tentang pentingnya peran keluarga dalam mendukung perkembangan anak di era sepak bola modern.

Melalui kegiatan Sharing Session, para orangtua nantinya akan mendapatkan wawasan mengenai pola pendampingan anak, pembentukan karakter, mental bertanding, disiplin, hingga bagaimana menciptakan lingkungan yang sehat bagi perkembangan pesepak bola usia dini.

“Kami ingin orangtua juga ikut belajar dan memahami bagaimana mendukung proses anak-anaknya. Sepak bola modern bukan hanya soal bakat, tetapi juga dukungan keluarga, pola komunikasi, dan lingkungan yang tepat,” tambah Ilham.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.