TRIBUNJATIM.COM - Kabupaten Bojonegoro di Jawa Timur tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil migas, tetapi juga memiliki beragam destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi.
Mulai dari fenomena api abadi, waduk peninggalan Belanda, hingga perbukitan dengan panorama indah, semuanya menawarkan pengalaman wisata yang berbeda.
Sejumlah tempat wisata alam di Bojonegoro bahkan menyimpan cerita sejarah, legenda masyarakat, hingga potensi geoheritage yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Berikut lima wisata alam di Bojonegoro yang populer dan cocok dijadikan tujuan liburan.
Kayangan Api
Kayangan Api menjadi salah satu wisata alam paling terkenal di Bojonegoro.
Lokasinya berada di kawasan hutan lindung Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Tempat ini dikenal karena memiliki api abadi yang terus menyala dan tidak padam meski diguyur hujan.
Fenomena tersebut terjadi akibat keluarnya gas alam dari dalam tanah yang kemudian tersulut api. Kayangan Api bahkan disebut sebagai salah satu sumber api terbesar di Asia Tenggara.
Lokasi ini semakin dikenal luas setelah dijadikan sumber api Pekan Olahraga Nasional (PON) XV Jawa Timur tahun 2000.
Selain fenomena alamnya, Kayangan Api juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat.
Masyarakat setempat mengaitkan lokasi ini dengan legenda Empu Supa atau Mbah Kriyo Kusumo, seorang empu dari era Majapahit yang diyakini pernah bertapa dan membuat pusaka di tempat tersebut.
Suasana hutan yang masih asri membuat Kayangan Api cocok dijadikan tempat wisata sekaligus lokasi menikmati nuansa alam Bojonegoro.
Pada waktu tertentu, kawasan ini juga digunakan untuk kegiatan budaya dan ritual masyarakat.
Baca juga: Deretan Lima Wisata Alam Favorit di Jombang, Sajikan Panorama Asri dan Spot Foto Spesial
Waduk Pacal
Waduk Pacal merupakan destinasi wisata alam sekaligus bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda yang berada di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Waduk Pacal mulai dibangun pada 1927 dan dioperasikan pada 1933.
Bendungan ini dikenal sebagai bendungan beton pertama di Indonesia serta dibangun untuk mendukung irigasi pertanian di wilayah Bojonegoro.
Daya tarik utama Waduk Pacal terletak pada panorama alamnya yang luas dengan latar hutan jati dan perbukitan.
Jalan menuju lokasi juga menjadi pengalaman tersendiri karena melewati kawasan Pegunungan Kendeng yang asri.
Selain menikmati pemandangan waduk, pengunjung juga kerap memanfaatkan tempat ini untuk memancing.
Saat musim hujan, kawasan waduk biasanya ramai didatangi pemancing dari berbagai daerah.
Di sekitar waduk juga tersedia perahu milik warga yang bisa digunakan untuk berkeliling area waduk dan menikmati suasana alam yang tenang.
Baca juga: Rekomendasi Tujuh Tempat Wisata Alam Hits di Magetan, Banyak Spot Foto Instagramable dan Wahana Seru
Negeri Atas Angin
Negeri Atas Angin atau Bukit Cinta menjadi salah satu wisata perbukitan favorit di Bojonegoro.
Tempat ini berada di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Melansir Kompas.com, Negeri Atas Angin berada di ketinggian sekitar 853 meter di atas permukaan laut. Di lokasi ini, pengunjung dapat menikmati panorama alam Bojonegoro dari ketinggian.
Pemandangan sunrise dan sunset menjadi daya tarik utama tempat wisata ini. Hamparan perbukitan dan aliran Bengawan Solo juga terlihat jelas dari atas bukit.
Negeri Atas Angin cukup populer di kalangan anak muda karena memiliki banyak spot foto menarik.
Tak sedikit pengunjung yang memilih berkemah untuk menikmati suasana pagi di kawasan perbukitan.
Selain panorama alamnya, tempat ini juga memiliki cerita legenda tentang pertemuan Raden Putri Sekarsari dan Sujono Puro yang dipercaya menjadi asal-usul Bukit Cinta.
Baca juga: Ponorogo Punya Banyak Wisata Alam, Ini Lima Air Terjun yang Wajib Masuk Daftar Liburan
Kedung Maor
Kedung Maor merupakan wisata alam berupa air terjun dan kedung yang berada di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Menurut wisatabojonegoro.com, aliran air di Kedung Maor berasal dari Kali Soko dan limpahan Waduk Pacal.
Nama Kedung Maor berasal dari suara gemuruh air yang terdengar seperti auman hewan buas. Suasana alam di kawasan ini masih sangat alami karena berada di tengah kawasan hutan.
Selain menawarkan panorama air terjun dan kolam alami yang sejuk, Kedung Maor juga disebut memiliki potensi geoheritage.
Kawasan ini bahkan pernah disebut memiliki nilai situs geologi yang tinggi oleh penilai geopark internasional.
Banyak wisatawan datang untuk menikmati suasana alam, bermain air, hingga sekadar bersantai melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Rekomendasi Lima Wisata Hutan di Surabaya, Destinasi Hijau nan Sejuk untuk Melepas Penat
Watu Gandul
Watu Gandul menjadi salah satu wisata alam unik di Bojonegoro yang berada di Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Menyitir dari dinbudpar.bojonegorokab.go.id, kawasan ini terkenal karena susunan batu-batu raksasa yang tampak tersusun alami dan sebagian terlihat menggantung.
Batu-batu andesit berukuran besar tersebut diyakini berasal dari aktivitas vulkanik masa lampau, kemungkinan dari letusan Gunung Pandan.
Bentuk susunan batunya yang unik membuat banyak wisatawan penasaran untuk datang langsung. Panorama perbukitan di sekitar Watu Gandul juga menjadi daya tarik tersendiri.
Lokasinya yang berada di dataran tinggi membuat tempat ini memiliki pemandangan alam yang indah dan cocok dijadikan spot fotografi.
Akses menuju lokasi Watu Gandul cukup menantang karena sebagian perjalanan harus ditempuh dengan berjalan kaki atau menggunakan kendaraan trail.
Meski demikian, suasana alam yang masih alami membuat tempat ini menawarkan pengalaman wisata berbeda dibanding destinasi lain di Bojonegoro.
Baca juga: Lima Destinasi Wisata Hutan di Banyuwangi yang Wajib Dikunjungi, Ada De Djawatan hingga Alas Purwo
Beragam wisata alam tersebut menunjukkan bahwa Bojonegoro memiliki potensi pariwisata yang tidak kalah menarik dibanding daerah lain di Jawa Timur.
Mulai dari wisata sejarah, fenomena alam, hingga panorama perbukitan dapat ditemukan dalam satu wilayah dengan karakter yang berbeda-beda.
Selain menawarkan keindahan alam, sejumlah destinasi tersebut juga menyimpan nilai budaya, legenda masyarakat, hingga potensi edukasi geologi yang menarik untuk dipelajari.
Hal itu membuat wisata alam di Bojonegoro semakin cocok dijadikan tujuan liburan maupun tempat berakhir pekan bersama keluarga dan teman.