Isu Kurban Rp100 Miliar Mencuat, Menag: Presiden Sudah Kirim Sapi ke Istiqlal
Joanita Ary May 28, 2026 08:35 PM

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Menteri Agama RI Nasaruddin Umar buka suara terkait polemik anggaran sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang disebut mencapai Rp100 miliar untuk 1.098 ekor sapi pada momentum Iduladha 1447 Hijriah.

Pernyataan itu disampaikan Nasaruddin saat meninjau proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Istiqlal, Kamis (28/5/2026).

Menurut dia, pihak Masjid Istiqlal sendiri telah menerima sapi kurban dari Presiden Prabowo.

“Saya kira kemarin kita juga sudah jelaskan ya, bahwa Bapak Presiden itu juga sudah kita terima hewan kurbannya di Istiqlal. Kalau Bapak Presiden mau memberikan ke tempat lain nggak ada masalah ya,” ujar Nasaruddin kepada wartawan.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas pertanyaan awak media mengenai isu besarnya anggaran pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo yang ramai diperbincangkan publik dalam beberapa hari terakhir.

Isu itu mencuat setelah beredar informasi bahwa pemerintah menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban ke berbagai daerah di Indonesia.

Meski demikian, Nasaruddin tidak secara rinci menjelaskan mekanisme pengadaan maupun besaran anggaran yang digunakan.

Ia lebih menekankan substansi pelaksanaan Iduladha sebagai momentum berbagi kepada masyarakat.

Menurut Nasaruddin, semangat utama Iduladha tidak semata terletak pada jumlah hewan kurban ataupun nilai ekonominya, melainkan pada kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Ia mengatakan, negara dan para pemimpin memiliki tanggung jawab moral memastikan masyarakat dapat menikmati makanan yang layak pada hari raya.

“Jangan sampai pada hari raya Iduladha masih ada masyarakat yang kelaparan. Tujuan Iduladha itu sama seperti Idulfitri, bagaimana masyarakat bisa menikmati makanan di hari raya,” katanya.

Ia menambahkan, distribusi hewan kurban di berbagai wilayah diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu, agar turut merasakan kebahagiaan perayaan Iduladha.

Di sisi lain, polemik mengenai besarnya anggaran sapi kurban Presiden masih menjadi perhatian publik di media sosial.

Sejumlah pihak mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran dalam jumlah besar di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan prioritas lainnya.

Namun, ada pula yang menilai distribusi kurban ke berbagai daerah merupakan bentuk kepedulian sosial pemerintah kepada masyarakat.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi lebih lanjut mengenai rincian teknis pengadaan maupun sumber anggaran sapi kurban tersebut.

Pemerintah sebelumnya hanya menyebut penyaluran hewan kurban dilakukan untuk menjangkau masyarakat di berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

Momentum Iduladha tahun ini sendiri menjadi salah satu perayaan besar keagamaan pertama di era pemerintahan Presiden Prabowo.

Sejumlah kementerian dan lembaga turut menggelar kegiatan penyembelihan serta distribusi hewan kurban kepada masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.