Teka-teki Keberadaan Pemuda Sungai Bahar Ananda Riskiyanto, Korban Online Scam di Kamboja
asto s May 28, 2026 09:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Muaro Jambi bersama Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Jambi bergerak menelusuri kabar mengenai seorang warga Kecamatan Sungai Bahar yang diduga jadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural di Kamboja.

Langkah itu diambil guna memastikan status keimigrasian serta keberadaan warga bernama Ananda Riskiyanto tersebut, yang sebelumnya dikabarkan terjerat dalam jaringan pekerjaan ilegal (online scamming).

Kepala Bidang Penempatan, Perluasan, dan Kesempatan Kerja Disnakertrans Muaro Jambi, Wawan Suprianto, mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak kecamatan setempat, Ananda Riskiyanto memang benar tercatat sebagai warga Desa Marga Mulya, Kecamatan Sungai Bahar.

​Namun, upaya penyelidikan di lapangan sempat menemui kendala karena rumah yang bersangkutan kini dalam kondisi tidak berpenghuni.

​"Saat petugas mendatangi kediamannya, rumah tersebut dalam keadaan kosong. Kami juga mendapatkan informasi dari lingkungan sekitar bahwa ibu dari Ananda saat ini sedang bekerja di Batam," ungkap Wawan saat memberikan keterangan resmi, kemarin.

​Hingga saat ini, pihak Disnakertrans Muaro Jambi belum dapat memberikan kesimpulan final mengenai posisi pasti Ananda di Kamboja.

Hal itu dikarenakan data yang diperoleh sejauh ini masih berdasarkan keterangan dari warga sekitar dan belum ada kontak ataupun komunikasi langsung dengan yang bersangkutan.

​Meski begitu, Disnakertrans bersama P4MI Jambi dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) menegaskan akan terus melakukan penelusuran mendalam.

Penyelidikan ke depan akan difokuskan pada penelusuran jalur keberangkatan, status pekerjaan, serta untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau pemberangkatan secara ilegal.

​Atas maraknya kasus serupa, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bersama P4MI dan BP3MI mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat luas. 

Warga diminta untuk selalu bersikap kritis dan memastikan legalitas serta prosedur resmi sebelum memutuskan bekerja ke luar negeri. 

Hal itu krusial dilakukan guna mencegah eksploitasi tenaga kerja dan melindungi warga dari jerat sindikat perdagangan orang internasional. (Tribun Jambi/Muzakkir)

Baca juga: Oleh-Oleh Wartawan Indonesia dari Austalia : Kampus Elite Dunia Favorit WNI

Baca juga: Vinta dan Alwizal, 2 Sopir Terkait Kecelakaan Maut di Kebon IX Diamankan ke Polsek Sungai Gelam

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.