WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pasar properti di Kota Tegal, Jawa Tengah, masih menunjukkan geliat positif sepanjang 2026.
Di tengah kondisi ekonomi nasional yang bergerak dinamis, permintaan terhadap hunian berkualitas dan bernilai investasi dinilai tetap tinggi, khususnya pada segmen menengah hingga premium.
Fenomena tersebut terlihat dari pertumbuhan penjualan hunian premium di sejumlah kawasan perumahan, termasuk yang dikembangkan oleh CitraLand Tegal.
Baca juga: Peran Ekosistem Kawasan dalam Mendorong Nilai Properti
Pengembang mencatat penjualan pada awal 2026 meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Project Manager CitraLand Tegal, Yusuf, mengatakan masyarakat kini semakin selektif dalam memilih hunian.
Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan rumah sebagai tempat tinggal, tetapi juga melihat faktor kenyamanan lingkungan, fasilitas kawasan, hingga prospek investasi jangka panjang.
“Pasar perumahan di Kota Tegal saat ini masih bergerak cukup positif, terutama untuk segmen menengah dan premium. Kebutuhan rumah tinggal dan minat investasi properti juga masih cukup tinggi,” kata Yusuf di Tegal, Kamis (28/5/2026).
Baca juga: Tren Baru Properti, Kamar Mandi Kini Jadi Ruang Relaksasi dan Healing
Menurut Yusuf, pertumbuhan keluarga muda dan kelompok masyarakat mapan menjadi salah satu faktor yang mendorong permintaan rumah baru di Kota Tegal.
Selain itu, perkembangan infrastruktur perkotaan dan posisi strategis kawasan perumahan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.
Dia menilai properti hingga kini masih dipandang sebagai instrumen investasi yang relatif aman dan stabil di tengah situasi ekonomi yang berubah-ubah.
“Properti masih dianggap sebagai instrumen investasi yang relatif aman dan stabil,” ujarnya.
Baca juga: ERA Indonesia Targetkan Transaksi Properti Tumbuh 25 Persen di 2026
Di tengah tekanan ekonomi yang memengaruhi daya beli masyarakat di berbagai sektor, penjualan hunian di CitraLand Tegal justru mengalami peningkatan pada awal tahun ini.
Yusuf menyebut kenaikan penjualan mencapai sekitar 30 persen dibandingkan awal 2025.
“Kami sangat bersyukur, penjualan awal tahun 2026 tumbuh dibanding awal tahun 2025, meningkat sekitar 30 persen,” tuturnya.
Menurut dia, pertumbuhan tersebut tidak lepas dari tingginya minat pasar terhadap produk hunian baru yang mengusung konsep modern dan lingkungan premium.
Reputasi pengembang nasional, kualitas bangunan, serta pengembangan kawasan yang konsisten juga menjadi alasan konsumen tetap memilih kawasan tersebut.
Salah satu produk yang saat ini paling banyak diminati pasar adalah Cluster Brandella. Kawasan hunian ini mengusung konsep modern minimalis dengan penekanan pada kenyamanan ruang, estetika bangunan, dan kualitas lingkungan.
Baca juga: Proyek Hunian Premium Diminati Masyarakat, CitraLand Tegal Raup Marketing Sales 2 Kali Lipat
Beberapa tipe rumah di cluster tersebut bahkan mulai menerapkan konsep green building yang lebih ramah lingkungan dan efisien dalam penggunaan energi.
“Konsep green building mulai menjadi perhatian masyarakat modern,” imbuhnya.
Selain desain rumah yang modern dan elegan, kawasan Cluster Brandella juga menawarkan lingkungan eksklusif dengan jalan kawasan yang luas, area hijau, serta nilai investasi yang dinilai menjanjikan.
Cluster Brandella mulai dipasarkan sejak akhir 2024 dan kini memasuki tahun kedua penjualan.
Pada tahap awal pengembangan, kawasan ini dibangun di atas lahan sekitar tiga hektare dengan rencana total sekitar 160 unit rumah.
Saat ini terdapat delapan tipe rumah yang dipasarkan, yakni Rochelia, Pachelia, Cordia, Liora, Ellisia, Elora, Azolla, dan Vallora.
Sejumlah tipe bahkan telah habis terjual, seperti Rochelia, Pachelia, Cordia, Liora, dan Ellisia.
Sementara dua tipe terbaru, Azolla dan Vallora, yang baru diluncurkan pada Mei 2026 disebut mendapat respons pasar yang cukup tinggi meski jumlah unitnya masih terbatas.
Baca juga: Bidik Segmen High End, Alam Sutera Luncurkan Show Unit The Gramercy, Hunian Premium Mulai Rp 16 M
Harga rumah di cluster tersebut dipasarkan mulai Rp1,4 miliar hingga Rp2,1 miliar.
Yusuf mengungkapkan secara year to date, penjualan Cluster Brandella telah mencapai sekitar 80 persen dari target perusahaan pada tahun ini.
Kata dia, konsumen yang membeli rumah di kawasan tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga muda mapan, profesional, ASN, pengusaha, hingga investor dari luar kota.
Tak sedikit pula konsumen yang membeli rumah untuk meningkatkan kualitas hunian ke kawasan yang lebih eksklusif dan nyaman.
“Yang dibeli konsumen bukan hanya rumah, tetapi juga kualitas lingkungan, kenyamanan, keamanan, dan nilai investasi jangka panjang,” jelas Yusuf.
Selain sektor hunian, permintaan terhadap properti komersial di kawasan tersebut juga masih cukup tinggi.
Yusuf menyebut hampir setiap konsumen yang datang selalu menanyakan ketersediaan ruko.
Baca juga: Dipimpin Dedi Mulyadi, Investasi Jawa Barat Cetak Rekor, Properti Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan
Hal itu terjadi karena kawasan komersial di CitraLand Tegal kini sudah berkembang dan aktif digunakan untuk berbagai aktivitas usaha, mulai dari klinik kecantikan, kafe, pusat kuliner, kantor, hingga retail jasa.
Namun seluruh unit ruko di kawasan tersebut diketahui telah habis terjual sejak 2022.
Untuk menunjang kenyamanan penghuni, pengembang terus melanjutkan pembangunan fasilitas kawasan.
Saat ini fasilitas yang telah tersedia di antaranya sistem keamanan 24 jam, access card system, thematic park, outdoor fitness area, area komersial I-Walk, hingga tempat ibadah.
Dalam waktu dekat, pengembang juga akan menghadirkan fasilitas sport centre sebagai bagian dari pengembangan kawasan.
Yusuf menambahkan progres pembangunan rumah di Cluster Brandella juga terus berjalan secara bertahap dan konsisten.
Sejumlah unit yang telah terjual bahkan sudah selesai dibangun dan mulai ditempati penghuni.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kawasan hunian premium di Kota Tegal masih menjadi pilihan masyarakat, baik sebagai tempat tinggal maupun instrumen investasi jangka panjang.