TRIBUNJOGJA.COM - Titik api misterius kembali muncul di rumah Agus Yani, di Kasuran, Seyegan, Sleman, Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 21.55 WIB.
Sejak pertama kali peristiwa ini berlangsung, pada Jumat (22/5) malam pekan lalu, hingga sekarang sudah ada 41 titik api yang muncul.
Pada Kamis malam kali ini, api muncul membakar tumpukan kayu yang berada di belakang rumah. Dalam sehari, sudah ada sekitar lima kali kebakaran.
Pada pukul 14. 50 WIB, helm dan styrofoam yang berada di atas akuarium ruang depan rumah tiba-tiba terbakar. H. Mutfiana, putri dari Agus, menjelaskan, api tiba-tiba muncul seperti yang sudah terjadi dalam sepekan terakhir.
Api yang muncul itu kemudian berhasil dipadamkan. Sampai saat ini para penghuni rumah terus berjaga, mengantisipasi jika kembali muncul api yang sangat acak, baik waktu maupun titiknya, dan bisa menyambar apa pun barangnya.
Antisipasi yang dilakukan penghuni rumah, satu di antaranya adalah mengeluarkan barang-barang yang berpotensi mudah terbakar. Termasuk menyiapkan ember berisi handuk basah dan alat pemadam api ringan.
Hasil pengecekan dari Tim Gegana Polda DIY, rentetan kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh akumulasi kebocoran gas metana di bawah tanah yang telah menyebar luas di bawah keramik lantai rumah korban.
Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menyampaikan, ancaman kemunculan titik api di dalam rumah ini masih berpotensi terjadi hingga beberapa pekan ke depan.
"Berdasarkan keterangan Tim Gegana yang sudah disampaikan kepada pemilik rumah, gas metana ini sementara masih berpotensi muncul dalam kurun waktu sekitar satu minggu hingga satu bulan pasca-penanganan. Karena gas sudah menyebar di bawah lantai," jelas Argo, Kamis (28/5).
Sejauh ini, sejumlah upaya penanganan telah dilakukan untuk menghentikan sumber gas yang diduga menjadi penyebab munculnya api. Antara lain dengan perbaikan septic tank, penyedotan limbah, penggantian instalasi pipa pralon yang bocor, hingga memasang pipa saluran pembuangan gas ke udara dari septic tank.(AIS/HDY)