Davide Ancelotti telah mencapai kesepakatan penuh untuk menjadi pelatih kepala baru klub Ligue 1, Lille, menandai peran manajerial mandiri keduanya. Mantan asisten pelatih Real Madrid itu secara resmi akan menggantikan Bruno Genesio, yang meninggalkan jabatannya di Stadion Pierre-Mauroy pada akhir Mei setelah kontraknya berakhir.
Lille Resmikan Ancelotti
Lille telah menyelesaikan kesepakatan struktural untuk menunjuk Davide sebagai pelatih kepala menyusul kepergian Genesio, menurut laporan dari RMC Sport. Pelatih asal Prancis tersebut meninggalkan klub meskipun berhasil membawa Les Dogues finis di posisi ketiga Ligue 1 dan memastikan tiket otomatis ke Liga Champions. Penerusnya yang berusia 36 tahun asal Italia itu hadir dengan pengalaman kontinental yang kuat, kembali ke sepak bola klub Eropa setelah sempat menjalani karier profesional di Amerika Selatan.
Transisi Mulus Berkat Familiaritas
Menurut laporan dari MARCA, klub asal wilayah Hauts-de-France itu telah sepenuhnya menuntaskan negosiasi dengan pelatih asal Italia tersebut, hanya menunggu pengumuman resmi dari klub. Davide sudah fasih berbahasa Prancis dan memahami dinamika kompetisi tersebut, setelah sebelumnya bekerja sebagai pelatih kebugaran di bawah arahan ayahnya di Paris Saint-Germain antara tahun 2012 dan 2013. Pemahaman bahasa dan budaya sepak bola Prancis yang mendalam ini menjadikannya kandidat ideal untuk memimpin era baru ambisius klub tersebut.
Perjalanan Karier Davide yang Terus Berkembang
Penunjukan ini menjadi tonggak penting dalam karier Davide, yang meninggalkan posisinya sebelumnya sebagai pelatih kepala Botafogo namun tetap menjalankan perannya sebagai asisten pelatih tim nasional Brasil.
Setelah lama menjadi tangan kanan di berbagai klub besar Eropa, ia mencatatkan 15 kemenangan, 10 hasil imbang, dan delapan kekalahan selama 33 pertandingan bersama klub Brasil itu sebelum bergabung dengan staf kepelatihan Selecao pada Maret 2026.
Di Lille, ia kini memimpin satu-satunya klub yang berhasil mematahkan dominasi domestik Paris Saint-Germain sejak 2018, ketika mereka secara mengejutkan merebut gelar Ligue 1 pada tahun 2021.
Proyek Liga Champions Menanti
Davide akan langsung menghadapi ujian berat di level elite saat mempersiapkan Lille untuk kampanye Liga Champions 2026-27 mendatang. Ia akan memiliki sejumlah pemain kunci dalam skuadnya, termasuk penyerang berbakat Matias Fernandez-Pardo, yang baru saja mendapat panggilan ke tim senior Belgia. Pelatih muda ini harus cermat dalam menghadapi bursa transfer musim panas yang kompetitif demi memperkecil jarak kualitas dengan juara bertahan PSG, dengan tujuan mempertahankan momentum positif Lille dan menantang dominasi domestik raksasa Paris tersebut.