Setiap tahunnya, perayaan Waisak ternyata selalu jatuh pada saat bulan purnama sedang bersinar terang. Mengapa bisa demikian?
Hal tersebut ternyata bukan sekadar kebetulan, melainkan berkaitan dengan tiga peristiwa suci dalam kehidupan Siddharta Gautama yang dipercaya terjadi saat bulan purnama tiba.
Karena menggunakan kalender lunar, tanggal Waisak di kalender Masehi selalu berubah setiap tahun. Meski begitu, perayaannya tetap berlangsung saat fase bulan purnama sebagai simbol cahaya, kesucian, dan pencerahan batin.
Mengapa Waisak Selalu Dirayakan Saat Bulan Purnama?
Alasan utama mengapa Waisak selalu jatuh saat bulan purnama berkaitan erat dengan peristiwa Tri Suci Waisak. Dalam tradisi Buddhis dipercaya tiga fase penting dalam perjalanan hidup Siddharta Gautama terjadi pada hari yang sama, tepat saat bulan purnama di bulan Vesakha. Tiga peristiwa itu adalah sebagai berikut.
- Kelahiran: Lahirnya Pangeran Siddharta di Taman Lumbini.
- Pencerahan Sempurna: Saat ia mencapai Bodhi atau pencerahan tertinggi dan menjadi Buddha.
- Parinibbana: Wafatnya sang Buddha di Kusinara.
Kesamaan waktu dari ketiga peristiwa besar tersebut menjadikan bulan purnama sebagai simbol kesucian, keberuntungan, sekaligus pengingat akan kesempurnaan ajaran Buddha bagi umat Buddha di seluruh dunia.
Secara astronomis, Waisak ditetapkan berdasarkan kalender Lunar yang biasanya jatuh antara Mei hingga Juni. Karena menggunakan sistem fase bulan, tanggal perayaannya selalu berubah setiap tahun.
Meski begitu, Waisak selalu berlangsung saat fase Purnama Sidhi. Bulan purnama sendiri melambangkan kemurnian hati, cahaya pencerahan, serta waktu yang dianggap paling baik untuk memperdalam meditasi dan refleksi diri.
Jadwal Detik-detik Waisak 2026
Puncak rangkaian Tri Suci Waisak adalah Detik-detik Waisak, yaitu fase sakral yang memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gautama, yaitu kelahiran Pangeran Siddharta, pencapaian Penerangan Agung, dan Parinibbana atau wafatnya Sang Buddha.
Berikut Jadwal Detik-detik Waisak 2570 BE tahun 2026
Hari/Tanggal: Minggu 31 Mei 2026Waktu: Pukul 15.44 WIBLokasi Pusat: Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah
Masyarakat yang ingin mengikuti atau menyaksikan rangkaian perayaan Tri Suci Waisak 2026 dapat mencatat sejumlah agenda penting berikut. Berbagai kegiatan spiritual, sosial, hingga prosesi sakral akan digelar menjelang puncak Detik-detik Waisak di Candi Borobudur.
- 3 Mei 2026: Karya bakti serentak di Taman Makam Pahlawan.
- 23-24 Mei 2026: Bakti sosial pengobatan gratis bagi masyarakat.
- 29 Mei 2026: Prosesi pengambilan api dharma di Mrapen.
- 30 Mei 2026: Pengambilan air berkah di Umbul Jumprit.
- 31 Mei 2026: Kirab ritual dari Candi Mendut menuju Borobudur dan puncak ritual Detik-detik Waisak





