TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Karanganyar, Jawa Tengah, menyimpan beragam candi bersejarah yang menarik untuk dijelajahi.
Terutama bagi wisatawan yang ingin merasakan kombinasi pengalaman sejarah, budaya, dan alam.
Terletak di lereng Gunung Lawu, candi-candi ini menawarkan arsitektur unik, relief kuno, serta nuansa spiritual yang menenangkan.
Baca juga: Lima Stupa Ditemukan di Desa Nepen Boyolali, Jadi Jejak Budaya Buddha Masa Lampau
Berikut lima candi di Karanganyar yang wajib dikunjungi saat akhir pekan.
Terletak di jalur pendakian Gunung Lawu, Candi Kethek populer di kalangan pendaki.
Bangunannya terdiri dari empat tingkat teras yang dihubungkan undakan batu.
Nama “Kethek” diambil karena dulunya banyak kera (‘kethek’ dalam bahasa Jawa) di sekitar lokasi.
Candi ini menawarkan pengalaman unik bagi para wisatawan yang menyukai kombinasi sejarah dan alam.
Lokasinya berjarak 43 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 1 jam 30 menit kendaraan pribadi.
Baca juga: 5 Rekomendasi Tempat Makan Malam di Solo Jateng : Cocok Buat Isi Perut saat Libur Akhir Pekan
Candi Planggatan berada di Dusun Ambak, Desa Barjo, Kecamatan Ngargoyoso.
Beberapa relief dan arca di candi ini mirip dengan Candi Sukuh dan Candi Cetho, sehingga memberi nuansa klasik dan mistis yang menarik bagi pecinta sejarah.
Lokasinya yang masih alami menambah daya tarik bagi pengunjung yang ingin merasakan ketenangan lereng Gunung Lawu.
Lokasinya berjarak 38 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 1 jam 19 menit kendaraan pribadi.
Baca juga: Rekomendasi Wisata di Sukoharjo : Rasamadu Heritage Destinasi Bernuansa Kolonial yang Instagramable
Candi Sukuh terkenal dengan arsitektur unik dan relief-relief yang menggambarkan unsur mistis serta kehidupan manusia.
Bangunannya menyerupai piramida Suku Maya dan juga dikenal sebagai “Candi Erotis” karena beberapa reliefnya memiliki gambar yang unik.
Terletak di Dusun Tambak, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso.
Perjalanan menuju candi cukup menanjak sehingga kendaraan harus dalam kondisi prima.
Lokasinya berjarak 36 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 1 jam 14 menit kendaraan pribadi.
Baca juga: Asal-usul Nama Desa Soropaten di Karanganom Klaten : Ada Kisah Senopati di Era Pangeran Diponegoro
Candi Menggung menampilkan punden berundak lima tingkat dengan arca-arca yang mirip dengan Candi Sukuh dan Candi Cetho.
Terletak di Dusun Nglurah, Kecamatan Tawangmangu, candi ini menawarkan pengalaman spiritual sekaligus wisata sejarah yang menarik.
Anak tangga yang menghubungkan tiap tingkat menambah sensasi petualangan saat mengunjungi candi ini.
Lokasinya berjarak 40 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 1 jam 7 menit kendaraan pribadi.
Baca juga: Alasan Koperasi Merah Putih di Wonogiri Masih Tutup, Padahal Sudah Diresmikan Presiden Prabowo
Terletak di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Candi Cetho menyajikan arsitektur menarik serta pemandangan alam yang memukau.
Berada di lereng Gunung Lawu, candi ini menawarkan kombinasi unik antara pengalaman spiritual dan visual.
Hal ini membuat pengunjung dapat menikmati keindahan alam sekaligus menyelami sejarah dan budaya Jawa.
Lokasinya berjarak 42 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 1 jam 31 menit kendaraan pribadi.
(*)