Filip Jorgensen dikabarkan telah meminta untuk meninggalkan Chelsea hanya dua musim setelah menandatangani kontrak tujuh tahun di Stamford Bridge, menurut laporan dari Fabrizio Romano.
Kiper asal Denmark itu ingin mendapatkan kesempatan bermain reguler di tim utama, setelah merasa frustrasi dengan perannya di London Barat usai menjalani musim yang sulit.
Jorgensen bergabung dari Villarreal pada musim panas 2024 dengan biaya transfer sekitar €24,5 juta, dengan tujuan untuk bersaing mendapatkan posisi kiper utama.
Namun, ia gagal benar-benar menggeser posisi kiper nomor satu Chelsea, Robert Sanchez, yang tetap menjadi pilihan utama klub sepanjang musim 2025/26, meskipun sempat mengalami penurunan performa di pertengahan musim.
Diberi kesempatan bermain secara sporadis di berbagai ajang piala, Jorgensen pada akhirnya tidak mampu menunjukkan performa yang cukup untuk merebut posisi dari rekan setimnya asal Spanyol itu, sehingga ia lebih sering duduk di bangku cadangan selama sebagian besar kompetisi Liga Premier.
Prospek pemain berusia 24 tahun itu untuk musim mendatang tampak semakin suram di Stamford Bridge. Chelsea baru saja menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih kepala baru setelah melalui musim yang penuh tantangan. Bersamaan dengan perubahan di kursi pelatih, The Blues juga menghadapi jadwal pertandingan yang jauh lebih sedikit untuk musim 2026/27 setelah gagal lolos ke kompetisi Eropa mana pun.
Tanpa adanya pertandingan di level kontinental yang memungkinkan rotasi pemain, Alonso diperkirakan akan sangat bergantung pada sebelas pemain inti yang tetap, sehingga memperkecil peluang bagi pemain pelapis Chelsea untuk tampil.
Situasi Jorgensen semakin rumit dengan kedatangan kiper muda berbakat asal Belgia, Mike Penders, yang akan segera bergabung secara resmi dan berpotensi menurunkan posisi Jorgensen dalam urutan pilihan penjaga gawang.
Menyadari bahwa penjualan bisa menjadi solusi terbaik bagi semua pihak, Jorgensen dikabarkan telah memulai pembicaraan untuk mengakhiri masa baktinya lebih awal.
Sepanjang musim 2025/26, Jorgensen hanya mencatat satu clean sheet dari 12 penampilan di semua kompetisi bersama Chelsea, dengan total kebobolan 17 gol. Dari jumlah tersebut, hanya lima pertandingan yang dimainkan di Liga Premier.
Setelah sebelumnya sempat mempertimbangkan untuk keluar pada bursa transfer musim dingin lalu, kiper ini kini mendorong kepindahan permanen demi menghidupkan kembali kariernya yang belum berjalan sesuai harapan di London.