TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Pendakwah Kondang Ustaz Das'ad Latif dipastikan hadir dalam tabligh akbar yang akan digelar di Kota Manado, Minggu 31 Mei 2026.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Kota Manado ini diagendakan berlangsung di Masjid Raya Ahmad Yani.
Kehadiran Dai Nasional tersebut disambut antusias berbagai kalangan masyarakat, termasuk para tokoh dan aktivis daerah.
Baca juga: Ustaz Dasad Latif Dipastikan Hadir Tabligh Akbar di Manado Sulawesi Utara, Panitia: InsyaAllah
Aktivis perempuan Sulawesi Utara, Nancy Hendriks, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ustaz Das’ad Latif di Kota Manado.
Menurutnya, ceramah-ceramah yang disampaikan selama ini dikenal menyejukkan serta membawa pesan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Semoga setiap langkah beliau membawa damai, mempererat persaudaraan, dan memberikan kesejukan bagi masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Nancy Hendriks, Jumat (29/5/2026)
Perempuan yang juga aktif di organisasi adat Minahasa ini menilai kegiatan Tabligh Akbar tidak hanya menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga di daerah yang dikenal dengan toleransi dan kerukunan umat beragama tersebut.
“Bukan tentang perbedaan, tapi tentang bagaimana kita saling menghormati dan menerima dengan hati terbuka. Selamat datang di Tanah Minahasa Ustaz, tanah yang menjunjung toleransi, budaya, dan kebersamaan,” tandasnya.
Dirinya menyebut, saat ini seluruh persiapan kegiatan terus dimatangkan agar acara berjalan lancar dan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.
Menurut Firman Mustika, kehadiran Ustadz Das’ad Latif menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan semangat keagamaan masyarakat di Kota Manado.
“Insya Allah beliau akan hadir langsung di Manado untuk mengisi tabligh akbar pada Minggu, 31 Mei 2026. Saat ini panitia terus melakukan koordinasi terkait teknis pelaksanaan kegiatan,” ujar Firman Mustika, Kamis 28 Mei 2026.
Tabligh akbar tersebut diperkirakan akan dihadiri tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, pemerintah daerah, hingga masyarakat umum.
"Panitia juga mengajak umat Muslim di Sulawesi Utara untuk bersama-sama menghadiri kegiatan dakwah tersebut," terang dia. (FER)