TRIBUNNEWS.COM - Kejutan besar kembali terjadi di sektor tunggal French Open 2026. Setelah sebelumnya Jannik Sinner tersingkir, kini giliran Novak Djokovic yang angkat koper.
Langkah Novak Djokovic terhenti dramatis di babak ketiga French Open 2026 usai kalah dari sensasi muda Brasil, Joao Fonseca, Jumat (29/5/2026) waktu setempat.
Djokovic yang menjadi unggulan ketiga tumbang dalam duel lima set dengan skor 6-4, 6-4, 3-6, 5-7, 5-7 setelah sempat unggul dua set lebih dulu.
Kekalahan ini membuat misi Djokovic meraih gelar Grand Slam ke-25 sepanjang karier kembali tertunda.
Hasil tersebut sekaligus memastikan Roland Garros tahun ini akan melahirkan juara baru di sektor tunggal putra.
Baca juga: Usia Hanyalah Angka, Novak Djokovic Cetak Rekor usai Lolos Babak Ketiga Roland Garros 2026
Kekalahan dari Fonseca menjadi pukulan besar bagi Djokovic, dua kali beruntun ia gagal di Grand Slam, setelah pada Januari lalu juga kalah di final Australia Open.
Yang lebih menyedihkan, petenis 39 tahun itu sebenarnya sudah unggul dua set pertama, dan hanya dua kali dalam kariernya kalah di Grand Slam setelah unggul dua set terlebih dahulu, dan keduanya terjadi di Paris.
Djokovic sendiri sebenarnya datang ke Roland Garros dengan kondisi kurang ideal. Cedera bahu yang dialaminya setelah final Australian Open melawan Carlos Alcaraz membuat persiapannya di musim tanah liat terganggu.
Dalam pertandingan melawan Fonseca, Djokovic mulai kehilangan energi saat laga memasuki malam hari dan suhu lapangan menurun. Ia bahkan terlihat beberapa kali menggunakan kompres es di wajahnya saat pergantian gim.
“Saya nyaris tidak bisa berdiri di akhir pertandingan,” kata Djokovic usai laga, dikutip dari NBCSports.
Baca juga: Upaya Novak Djokovic Pertajam Rekor Lewat Roland Garros, Djoker Angkat Pelatih Baru
Kekalahan ini juga memperpanjang puasa gelar Grand Slam Djokovic sejak memenangkan US Open 2024.
Pencarian petenis berjuluk Djoker untuk meraih gelar ke-25 Grand Slam yang akan memecahkan rekor sejarah pun harus tertunda lagi.
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi momen terbesar dalam karier Joao Fonseca. Petenis berusia 19 tahun itu menjadi remaja pertama yang mampu mengalahkan Djokovic di turnamen Grand Slam.
Fonseca tampil luar biasa, terutama pada set penentuan. Saat Djokovic memiliki break point untuk memaksakan skor 6-6, Fonseca justru menutup pertandingan dengan tiga ace beruntun.
"Sepuluh menit setelah pertandingan saya baru sadar apa yang sudah saya capai,” ujar Fonseca.
Petenis muda Brasil itu kini akan menghadapi Casper Ruud di babak berikutnya. Ruud lolos usai mengalahkan Tommy Paul dalam laga lima set.
Tersingkirnya Djokovic membuat daftar juara Grand Slam aktif di sektor putra habis dari Roland Garros tahun ini.
Sebelumnya, unggulan nomor satu Jannik Sinner juga secara mengejutkan tersingkir dari turnamen. Sinner kalah dari petenis ranking 56 dunia, Juan Manuel Cerundolo.
Selain Djokovic dan Sinner, sejumlah nama besar yang pernah memenangkan grand Slam seperti Daniil Medvedev, Marin Cilic, dan Stan Wawrinka juga sudah angkat koper.
Artinya, trofi Coupe des Mousquetaires dipastikan akan diangkat oleh juara baru pada final 7 Juni mendatang.
Salah satu kandidat kuat yang masih bertahan adalah Alexander Zverev. Finalis Roland Garros 2024 itu sukses melaju ke babak keempat setelah mengalahkan petenis tuan rumah Quentin Halys.
(Tribunnews.com/Tio)