Kecelakaan Maut: Tabrak Pembatas Jalan, Penumpang Motor Tewas Tenggelam di Sungai
Budi Sam Law Malau May 30, 2026 01:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Keheningan malam di kawasan Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, mendadak pecah oleh kepanikan luar biasa pada Jumat (29/5/2026) malam.

Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas tunggal berujung petaka maut setelah seorang wanita muda terpental dan tenggelam di dalamnya pekatnya aliran Sungai Cipinang Hulu.

Korban diketahui bernama Ernisa Fransiska (27), seorang warga yang tinggal di kawasan Jalan Kerja Bakti, Kelurahan Makasar, Jakarta Timur.

Baca juga: Tri Adhianto Jenguk Korban Kecelakaan Mobil MBG, Pastikan Pengobatan Gratis

Malam itu, Ernisa tengah berboncengan menggunakan sepeda motor jenis matik bersama keponakannya yang masih remaja, Ourida (16).

Namun, perjalanan yang semula biasa saja itu seketika berubah menjadi mimpi buruk yang merenggut nyawa.

Detik-Detik Benturan Maut dan Arus Sungai Kedalaman Enam Meter

Kepala Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur, Rangga Bima Setiawan, membeberkan kronologi insiden memilukan tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, sepeda motor tersebut dikemudikan oleh sang keponakan, Ourida.

Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan roda dua tersebut tiba-tiba hilang kendali dan menghantam pembatas jalan dengan keras.

Efek benturan yang dahsyat itu melemparkan tubuh Ernisa dari atas motor.

Nahas, posisi jatuhnya mengarah tepat ke bibir tanggul hingga ia langsung terjun bebas ke dalam Sungai Cipinang.

Situasi kian mencekam lantaran Ernisa diketahui tidak memiliki kemampuan berenang.

Baca juga: Diungkap Polisi, Penyebab Kecelakaan Mobil Dapur MBG di Bekasi, Sopir Kaget karena Lihat Hal Ini

Di dalam sungai yang memiliki kedalaman ekstrem mencapai sekira enam meter tersebut, tubuh wanita muda itu langsung tenggelam dan dengan cepat hilang tersapu arus bawah air yang pekat.

Histeris melihat sang bibi tenggelam ditelan arus sungai, pihak keluarga bersama warga sekitar langsung bergerak cepat menghubungi petugas penyelamat gabungan demi melacak keberadaan korban.

Operasi Senyap Tim Gabungan: Jasad Korban Terseret 1,4 Kilometer

Mendapat laporan darurat, tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD DKI Jakarta, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), kepolisian, hingga TNI langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Petugas langsung melakukan penyisiran taktis di sepanjang aliran sungai yang gelap menggunakan peralatan keselamatan lengkap.

Ketegangan sempat menyelimuti jalannya proses pencarian.

Namun, berkat kesigapan dan kerja keras petugas di lapangan, misteri keberadaan korban akhirnya terkuak setelah satu jam operasi penyisiran intensif dilakukan.

Jasad Ernisa ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa, mengambang di aliran sungai tepat di kawasan belakang SMA Negeri 49.

"Jarak titik korban terjatuh hingga ditemukan sekira 1,4 kilometer," jelas Rangga Bima Setiawan saat memberikan konfirmasi resmi pada Sabtu (30/5/2026).

Usai berhasil dievakuasi dari dasar sungai, jasad Ernisa langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat guna menjalani prosedur otopsi medis.

Rangga memastikan bahwa seluruh rangkaian proses evakuasi telah selesai, dan otoritas terkait kini telah menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga besar untuk segera dikebumikan.

Isak tangis pun pecah mengiringi kepulangan Ernisa yang tewas dalam tragedi memilukan di akhir pekan tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.