Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi bersama istri dan rombongan jemaah haji Kota Bengkulu terus menjalani rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah di Tanah Suci usai menyelesaikan prosesi lontar jumrah di Mina pada Jumat, 29 Mei 2026 kemarin.
Dedy mengungkapkan rasa syukur karena telah menuntaskan lontar jumrah kedua dan bersiap melanjutkan ibadah berikutnya di Mekkah.
“Alhamdulillah, sudah lontar jumrah yang kedua. Kita sudah melaksanakan lontar jumrah, dan kembali ke Mekkah untuk melakukan tawaf ifadah dan tawaf wada,” kata Dedy, Sabtu (30/5/2026).
Simbol Perlawanan terhadap Godaan Setan
Dari himpunan data TribunBengkulu.com, lontar jumrah merupakan salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji yang dilaksanakan di Mina.
Prosesi tersebut dilakukan dengan melempar kerikil ke tugu jumrah sebagai simbol perlawanan terhadap godaan setan dan penolakan terhadap hawa nafsu.
“Lontar jumrah merupakan simbol perlawanan terhadap setan dan penolakan terhadap hawa nafsu, bismillah,” ujarnya.
Diketahui, sebelum melaksanakan lontar jumrah, Dedy bersama jutaan jemaah haji lainnya telah menjalani wukuf di Arafah yang menjadi puncak ibadah haji.
Setelah itu, jemaah melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah untuk mabit sebelum bergerak menuju Mina.
Lanjutkan Tawaf di Masjidil Haram
Usai menyelesaikan prosesi lontar jumrah, Dedy bersama jemaah haji lainnya kembali ke Mekkah untuk melaksanakan tawaf ifadah.
Tawaf ifadah merupakan salah satu rukun haji yang wajib dilaksanakan oleh setiap jemaah setelah menjalani rangkaian Armuzna.
Selain itu, Dedy juga akan melaksanakan tawaf wada atau tawaf perpisahan sebelum meninggalkan Kota Mekkah.
Rangkaian ibadah tersebut menjadi bagian akhir dari pelaksanaan haji sebelum jemaah bersiap kembali ke tanah air setelah menyelesaikan seluruh kewajiban hajinya.