Ibu Rumah Tangga di Situbondo Terjatuh ke Septic Tank Sedalam 4 Meter Saat Bersihkan Pekarangan
Haorrahman May 30, 2026 01:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, terjatuh ke dalam septic tank sedalam empat meter saat membersihkan pekarangan rumah tetangganya, Jumat (29/5/2026) sore.

Korban diketahui N (45), warga Kecamatan Asembagus, Situbondo. Insiden terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ketika korban sedang membersihkan halaman rumah yang ditinggal pemiliknya merantau ke Surabaya.

Diduga, penutup septic tank yang terbuat dari cor semen tidak mampu menahan beban saat diinjak korban. Akibatnya, bagian penutup tersebut ambles dan menyebabkan Nur terperosok ke dalam lubang septic tank.

Baca juga: Pria Asal Bondowoso Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Panarukan Situbondo

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Iya benar, kejadiannya kemarin sore, Jumat (29/05/2026)," ujarnya.

Menurut Puriyono, korban saat itu sedang membantu membersihkan pekarangan rumah tetangganya yang akan pulang dari Surabaya.

"Saat menyapu, kakinya tiba-tiba terperosok dan tubuhnya jatuh ke lubang septic tank itu," katanya.

Setelah terjatuh, korban tidak mampu keluar dari lubang yang cukup dalam tersebut. Nur kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Baca juga: Abrasi Pantai Situbondo, Rumah Warga di Kapongan Nyaris Roboh

Warga yang datang membantu sempat berupaya melakukan evakuasi. Namun karena kesulitan mengangkat korban, mereka akhirnya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

"Karena tidak kuat, warga meminta bantuan petugas Damkar," tutur Puriyono.

BPBD dan Damkar Evakuasi Korban

Mendapat laporan kejadian, petugas BPBD, Damkar, Satpol PP, dan warga setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Setelah sekitar satu jam penanganan, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam septic tank pada pukul 16.20 WIB.

"Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.20 dan langsung dilarikan ke RS Asembagus," jelasnya.

Baca juga: DPRD dan DLH Situbondo Temukan Izin Air Tanah Pabrik Kosmetik Belum Lengkap

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Asembagus untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis lebih lanjut.

Ketua RT setempat menjelaskan rumah tempat kejadian tersebut sudah lama tidak ditempati secara permanen oleh pemiliknya.

Menurutnya, sejak pindah ke Surabaya pada 2019, pemilik rumah hanya sesekali datang dan menempati rumah tersebut.

"Ya kadang-kadang pemilik rumah datang dan menempati rumah itu," ujarnya.

Ia menambahkan, setiap kali pemilik rumah hendak pulang ke Situbondo, korban kerap diminta membantu membersihkan pekarangan.

"Ya mungkin pada saat bersih-bersih kaki menginjak penutup septic tank dan ambles," tambahnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.