Tribunlampung.co.id, London - Pelatih anyar Timnas Inggris, Thomas Tuchel, secara mengejutkan tak membawa nama-nama mentereng, yang kerap menjadi andalan skuad The Three Lions, untuk Piala Dunia 2026.
Baca juga: Beban Ekspektasi Tinggi yang Dibawa Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Dari total 26 nama yang, tak ada nama-nama seperti Trent Alexander-Arnold, Phil Foden, dan Cole Palmer. Bahkan, bek kawakan yang bermain di klub Manchester United, Harry Maguire, juga ditinggal Tuchel.
Menariknya, Tuchel rela meninggalkan para pemain sarat pengalaman tersebut dan membawa pemain muda. Satu di antaranya yakni Kobbie Mainoo. Gelandang asal klub Manchester United resmi masuk skuad The Three Lions, asuhan Tuchel.
Tak salah memang jika Sekretratis Provinsi ( Sekprov ) Lampung, Marindo Kurniawan mengidolakan pemain berusia 21 tahun tersebut. Sebenarnya, Marindo juga turut mengidolakan Luke Shaw. Sayangnya, Tuchel tak membawa pemain berusia 31 tahun itu ke Piala Dunia 2026.
Marindo memang mengidolakan skuad Setan Merah sejak lama. Hal itu pula yang membuatkan kepincut atas permainan Luke Shaw dan Kobbie Mainoo.
“Klub sepak bola saya, dari dulu memang MU (Manchester United), dan saya mengidolakan (pemain) Kobbie Mainoo dan Luke Shaw," ujar Marindo saat diwawancarai Jumat (29/5/2026).
Marindo pun optimistis Inggris mampu berbicara banyak dalam pesta sepak bola 5 tahunan ini.
"Saya suka Inggris dan insya Allah Inggris juara,” ungkapnya.
Dikutip dari Tribunnews.com, Harry Maguire melampiaskan kekecewaannya seusai tak dibawa ke Piala Dunia 2026. Bek senior Manchester United ini blak-blakan mengaku syok dan sangat terpukul karena namanya dicoret dari daftar.
Pengumuman resmi skuad Timnas Inggris pada Jumat (22/5/2026) kemarin memang penuh kejutan. Pelatih anyar Thomas Tuchel membawa 26 pemain, tapi anehnya, nama-nama besar seperti Trent Alexander-Arnold, Phil Foden, hingga Cole Palmer justru ditinggal di rumah.
Sebaliknya, Ivan Toney, John Stones, dan Jordan Henderson malah aman dan siap berangkat musim panas ini.
Absennya Harry Maguire jelas jadi sorotan utama, apalagi dia langsung meluapkan dongkolnya di media sosial sehari sebelum pengumuman resmi, tepatnya pada Kamis (21/5/2026). Tuchel, yang jadi penerus Sir Gareth Southgate, benar-benar bikin keputusan berani di turnamen pertamanya ini.
Selain Maguire, nama-mana langganan seperti Luke Shaw, Adam Wharton, dan Morgan Gibbs-White juga ikutan gigit jari karena diabaikan begitu saja. Untuk lini depan, Tuchel manggil Ollie Watkins dan yang paling bikin kaget, Ivan Toney. Mereka berdua bakal nemenin kapten Harry Kane.
Komposisi tiga striker ini mirip banget sama yang dibawa Inggris pas Euro 2024 lalu. Watkins sendiri sempat ditepikan awal tahun ini, tapi dia langsung ngamuk dengan nyetak 10 gol buat Aston Villa.
Sementara Toney ketiban rezeki nomplok berkat ketajamannya di Liga Pro Arab Saudi, padahal dia cuma main tujuh menit selama Tuchel megang timnas.
Gerbong pemain muda kayak Djed Spence, Noni Madueke, dan Eberechi Eze juga dipastikan bakal naik pesawat ke turnamen. Tapi ya tetap saja, obrolan paling hangat di kalangan fans bukan soal siapa yang berangkat, melainkan siapa yang ditinggal.
Ditambah lagi, sempat ada drama bocornya informasi skuad ke publik sebelum rilis resmi hari Jumat kemarin.
Kemarahan Maguire yang meluapkan kekecewaannya di media sosial dipicu karena dia kaget setengah mati. Dia tidak menyangka sama sekali bakal didepak dari skuad yang sebenarnya sudah dibocorkan Tuchel ke para pemain sejak hari Kamis.
Foden dan Palmer adalah pemain yang paling menonjol saat absen, namun mereka memiliki performa di bawah standar bersama Manchester City dan Chelsea, serta menghadapi persaingan ketat di posisi mereka.
Bek kanan Real Madrid, Alexander-Arnold, juga menjadi pilihan berani yang tidak dimasukkan, meskipun lebih mudah diprediksi mengingat ia belum pernah membela timnas sejak musim panas lalu.
Tino Livramento terpilih meskipun absen selama sebulan terakhir karena masalah paha, sementara Kobbie Mainoo bergabung dengan pemain seperti Henderson dari Brentford sebagai pilihan gelandang tengah, dengan Adam Wharton dari Crystal Palace tidak dipilih.
Inggris berada di Grup L, di mana mereka akan bermain melawan Kroasia, Ghana, dan Panama, di Piala Dunia di AS, Kanada, dan Meksiko.
"Banyak panggilan telepon selama tiga hari terakhir. Banyak keputusan sulit. Saya merasa lega sekaligus bersemangat dan siap untuk bertanding," ujar Tuchel dikutip dari ESPN.
Tuchel menambahkan: "Siapa yang benar-benar kita percayai? Siapa yang memberikan hasil untuk kita? Siapa yang menciptakan budaya, terutama sejak September dan seterusnya? Siapa yang menetapkan standar? Siapa penggeraknya? Siapa kelompok kepemimpinannya? Dan kami sangat bergantung pada hal itu karena saya pikir koneksi harus ada."
Dean Henderson (Crystal Palace), Jordan Pickford (Everton), James Trafford (Manchester City)
Dan Burn (Newcastle United), Marc Guehi (Manchester City), Reece James (Chelsea), Ezri Konsa (Aston Villa), Tino Livramento (Newcastle United), Nico O'Reilly (Manchester City), Jarell Quansah (Bayer Leverkusen), Djed Spence (Tottenham Hotspur), John Stones (Manchester City)
Elliot Anderson (Nottingham Forest), Jude Bellingham (Real Madrid), Eberechi Eze (Arsenal), Jordan Henderson (Brentford), Kobbie Mainoo (Manchester United), Declan Rice (Arsenal), Morgan Rogers (Aston Villa)
Anthony Gordon (Newcastle United), Harry Kane (Bayern Munich), Noni Madueke (Arsenal), Marcus Rashford (Barcelona, loan from Manchester United), Bukayo Saka (Arsenal), Ivan Toney (Al-Ahli), Ollie Watkins (Aston Villa).