UNRI Terlibat Sensus Ekonomi 2026, Wujud Nyata Kampus Berdampak
Ariestia May 30, 2026 06:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Universitas Riau (Unri) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau menggelar Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 Jalur Mahasiswa di Gedung Integrated Class Room (ICR) Unri, yang dibuka Sabtu (30/5/2026). 

Sebanyak 203 mahasiswa dari enam fakultas dan 20 program studi dipersiapkan untuk terlibat langsung dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Riau. Untuk pelatihannya dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 30 Mei sampai 1 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra SH MH yang hadir mewakili Rektor Unri. Sementara dari BPS Provinsi Riau hadir mewakili Kepala BPS Provinsi Riau, Prayudo Bagus SST MSi beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Mexsasai mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam Sensus Ekonomi merupakan bentuk nyata implementasi konsep kampus berdampak yang saat ini menjadi arah pengembangan pendidikan tinggi.

Menurutnya, mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kuliah, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

"Sensus ekonomi merupakan kegiatan strategis karena data yang dihasilkan akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan. Ketika mahasiswa ikut terlibat dalam proses ini, maka kampus ikut berkontribusi secara langsung terhadap pembangunan daerah melalui data yang akurat dan berkualitas," kata Mexsasai dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, mahasiswa yang terlibat nantinya akan menjadi jembatan antara kampus, negara, dan masyarakat.

Di satu sisi mereka membantu BPS menghasilkan data yang valid, sementara di sisi lain mereka memperoleh pengalaman lapangan yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.

Menurut Mexsasai, kegiatan tersebut juga sejalan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi karena menggabungkan unsur pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam satu kegiatan yang memberikan manfaat luas bagi berbagai pihak.

Kepada seluruh peserta pelatihan, Mexsasai berpesan agar menjaga integritas selama menjalankan tugas di lapangan.

Ia menegaskan bahwa kualitas data sangat bergantung pada kejujuran dan profesionalisme petugas sensus dalam melakukan pendataan.

"Manfaatkan pelatihan ini dengan baik, kuasai seluruh instrumen yang diberikan dan jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Mahasiswa yang bertugas nantinya juga membawa nama baik Universitas Riau di tengah masyarakat," imbuhnya.

Sebanyak 203 mahasiswa yang mengikuti program kemitraan SE 2026 tersebut berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, serta Fakultas Teknik. 

Mereka merupakan perwakilan dari 20 program studi, di antaranya Ekonomi Pembangunan, Akuntansi, Ilmu Komunikasi, Sosiologi, Statistika, Matematika, Teknik Informatika, Teknik Sipil, Teknik Kimia, Sistem Informasi, Ilmu Kelautan, Manajemen Sumber Daya Perairan, hingga berbagai program studi kependidikan di lingkungan Unri. 

Melalui pelatihan ini, para mahasiswa diharapkan mampu mendukung suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan data berkualitas untuk pembangunan Riau. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.