3 Gempa Terkini di Jawa Barat Guncang Kuningan dan Bandung Sejak Jumat Malam hingga Sabtu Dini Hari
Dedy Herdiana May 30, 2026 06:35 PM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Terjadi 3 kali gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Kuningan dan Bandung pada Jumat malam (29/5/2026) dan Sabtu dini hari (30/5/2026).

BMKG melaporkan gempa terkini pada Jumat malam mengguncang Kuningan terjadi pada pukul 22.37 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,4.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 12 Km Utara Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 14 Km.

Guncangan gempa bumi tersebut dirasakan di Kuningan dengan Skala II MMI.

"Update Info Gempa Mag:2.4, 29-May-2026 22:37:35 WIB, Lok: 6.87 LS - 108.46 BT, 12 km Utara KAB-KUNINGAN-JABAR, Kedlmn: 14 km Dirasakan di Kuningan II MMI ::BMKG," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Jumat (29/5/2026) malam.

Baca juga: Gempa Terkini M 4,6 Guncang Cilacap Benar-benar Dirasakan Warga hingga Pangandaran dan Tasikmalaya

Kemudian BMKG melaporkan gempa terkini pada Sabtu dini hari mengguncang Bandung terjadi pada pukul 02.06 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,2.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 29 Km Selatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 5 Km, merupakan gempa dangkal

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:2.2, 30-May-2026 02:06:29 WIB, Lok: 7.27 LS - 107.61 BT, 29 km Selatan KAB-BANDUNG-JABAR, Kedlmn: 5 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Sabtu (30/5/2026) dini hari.

Selanjutnya BMKG melaporkan gempa terkini pada Sabtu dini hari mengguncang Bandung terjadi pada pukul 02.21 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,9.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 28 Km Selatan Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 4 Km, merupakan gempa dangkal

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:1.9, 30-May-2026 02:21:10 WIB, Lok: 7.26 LS - 107.60 BT, 28 km Selatan KAB-BANDUNG-JABAR, Kedlmn: 4 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Sabtu (30/5/2026) dini hari.

Sebelumnya, gempa bumi terkini Magnitudo 4,6 mengguncang di Cilacap, Jawa Tengah yang merupakan daerah yang bersebelahan dengan Pangandaran dan Ciamis Jawa Barat pada Jumat (29/5/2026) jelang subuh.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Jumat jelang subuh mengguncang Cilacap terjadi pada pukul 03.59 WIB dengan kekuatan Magnitudo 4,6.

Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 71 Km Tenggara Cilacap, Jawa Tengah.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 30 Km.

Guncangan gempa bumi tersebut dirasakan di Cilacap dengan Skala II - III MMI.

"Gempa (UPDATE) Mag:4.6, 29-Mei-26 03:59:10 WIB, Lok:8.37 LS, 109.03 BT (Pusat gempa berada di laut 71 km tenggara Cilacap), Kedlmn:30 Km Dirasakan (MMI) II-III Cilacap," tulis BMKG di akun X @infoBMKG, Jumat (29/5/2026) jelang subuh.

Melihat jangkauan getaran yang dilaporkan BMKG dalam peta yang berwarna biru, dimungknkan getaran gempa bumi tersebut dirasakan hingga wilayah Jawa Barat teryatama, Pangandaran, Ciamis dan Tasikmalaya.

 

Baca juga: Tasikmalaya Diguncang Gempa Siang Ini, Warga Heboh Ngaku Kaget: Kawasan Indihiang Kerasa Pisan!

Sebelumnya terjadi 2 kali gempa bumi terkini di Jawa Barat mengguncang Tasikmalaya pada Kamis (28/5/2026) dini hari dan siang ini.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Kamis siang mengguncang Tasikmakaya terjadi pada pukul 11.07 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,8.

Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 4 Km Barat Laut Kota Tasikmalaya.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 13 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:2.8, 28-Mei-26 11:07:01 WIB, Lok: 7.29 LS - 108.18 BT (4 km Barat Laut KOTA-TASIKMALAYA-JABAR), Kedlmn: 13 km ::BMKG. Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Kamis (28/5/2026) siang.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terkini pada Kamis dini hari mengguncang Tasikmakaya terjadi pada pukul 00.06 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,3.

Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 13 Km Barat Kabupaten Tasikmalaya.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 155 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:2.3, 28-May-2026 00:06:27 WIB, Lok: 7.32 LS - 108.00 BT, 13 km Barat KAB-TASIKMALAYA-JABAR, Kedlmn: 155 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Kamis (28/5/2026) dini hari.

Baca juga: Jawa Barat Diguncang Dua Kali Gempa Malam Ini, Sasar Pangandaran dan Bogor, Ini Penjelasan BMKG

 

Skala Gempa 

Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.

I MMI: Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI: Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI: Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI: Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI: Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI: Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI: Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI: Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI: Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI: Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI: Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Berikut tindakan yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi.

1. Tetap tenang

  • Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!
  • Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

  • Jika pada saat gempa sedang berada di dalam rumah atau penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan ajak orang yang ada di sekitarmu.
  • Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.
  • Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk. Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

  • Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.
  • Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun. Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan. 

4. Di kerumunan

  • JIka saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.
  • Untuk mengindari hal tersebut. kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

  • Jika gempa terjadi saat kamu sendang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.
  • Hidari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Pusat gempa di laut

  • Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.
  • Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

  • Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.
  • Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.