Belum 2 Tahun Menjabat, Wabup Pangandaran Ino Darsono Gabung PSI dan Temui Jokowi, Warga Beri Kritik
Dedy Herdiana May 30, 2026 06:35 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Keputusan Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menuai beragam tanggapan dari masyarakat. 

Sejumlah warga menilai langkah politik itu dilakukan terlalu dini di tengah berbagai persoalan pembangunan yang masih dihadapi pemerintah Kabupaten Pangandaran. 

Ino Darsono yang berpasangan dengan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami resmi dilantik pada 20 Februari 2025. 

Namun, belum genap dua tahun menjalankan roda pemerintahan, Ino justru menjadi sorotan publik setelah menyatakan bergabung dengan PSI dan siap membesarkan partai tersebut.

Seorang penggiat medsos di Pangandaran, Saiman menilai seorang wakil bupati seharusnya lebih fokus mendampingi kepala daerah dalam mengevaluasi dan memperbaiki jalannya pemerintahan.

"Seharusnya wakil bupati berpikir bagaimana Pangandaran bisa lebih baik bersama bupati, mengevaluasi pembangunan dan pemerintahan supaya lebih maju," ujar Saiman dalam komentar yang beredar di medsos dikutip Tribun Jabar, Sabtu (30/5/2026) siang.

Baca juga: Wakil Bupati Pangandaran Ino Darsono Resmi Gabung PSI Usai Bertemu Jokowi di Solo Selama 30 Menit

Menurutnya, langkah politik Ino berpotensi menimbulkan persepsi publik bahwa perhatian wakil bupati lebih tertuju pada aktivitas politik dibandingkan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

"Ini jadi catatan rakyat Pangandaran ke depan. Sosok pemimpin yang baik atau tidak, masyarakat yang akan menilai," katanya.

Nada serupa disampaikan Fauzi, warga lainnya yang menilai peran Wakil Bupati Pangandaran selama ini kurang terlihat di tengah masyarakat.

Menurut Fauzi, figur yang lebih sering muncul dalam berbagai agenda pemerintahan dan pembangunan adalah Bupati Citra Pitriyami.

"Yang sering terlihat hanya bupati. Masyarakat banyak yang tidak tahu apa saja peran wakil bupati selama ini," ucapnya.

Baca juga: Usai Temui Jokowi di Solo, Wabup Pangandaran Ino Darsono Nyeberang ke PSI, Begini Reaksi Santai PDIP

Fauzi mempertanyakan manfaat yang sudah diberikan Ino kepada masyarakat sebelum memutuskan aktif membangun partai politik.

"Sekarang ramai karena masuk partai politik dan katanya siap membesarkan partai itu. Terus kontribusinya untuk masyarakat apa? Jangan sampai publik menilai hanya mengejar jabatan politik saja," kata Fauzi.

Fauzi menilai dinamika ini menjadi bahan evaluasi bagi masyarakat dalam melihat komitmen para pejabat politik terhadap kepentingan publik.

Di sisi lain, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami menegaskan, setiap orang memiliki hak untuk menentukan pilihan politiknya masing-masing.

"Itu hak-haknya semua orang. Siapapun boleh bergabung dengan partai manapun," ujarnya.

Baca juga: Bupati Pangandaran Hormati Ino Darsono Gabung PSI

Meski kini berbeda kendaraan politik, Citra memastikan hubungan kerja antara dirinya dengan Ino Darsono tetap berjalan baik dan profesional.

"Hubungan dengan Pak Wabup baik-baik saja. Sering bertemu kalau sedang bekerja," ucap Citra.

Sementara itu, Ino Darsono menyebut keputusannya bergabung dengan PSI didasari oleh kedekatan ideologis dengan semangat politik yang selama ini dibawa Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo.

Usai menyatakan bergabung dengan PSI, Ino bahkan langsung bertolak ke Solo, Jawa Tengah, untuk bertemu Jokow

Menurut Ino, PSI menjadi representasi politik baru yang dinilai sejalan dengan visi kepemimpinan Jokowi. 

Ia berharap langkah politik dapat memberikan dampak positif bagi perjalanan karier politiknya sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Pangandaran di masa mendatang. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.