Pelanggaran Pemain Nomor 2 Berbuah Penalti, Persibangga Menang 1-0
Daniel Ari Purnomo May 30, 2026 10:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Persibangga Purbalingga resmi membuka langkah awalnya di Babak 64 Besar Grup D Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 dengan sebuah raihan kemenangan yang sangat penting. Bermain langsung di hadapan ribuan pendukung setianya di Stadion Gelora Goentoer Darjono, Sabtu (30/5/2026), Laskar Jenderal Soedirman sukses menaklukkan tamunya, Sylva Kalteng FC, dengan skor tipis 1-0.

Gol tunggal dari titik penalti yang berhasil dicetak oleh Aziz Briantoro pada paruh babak kedua, praktis menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung sangat ketat tersebut. Gol krusial ini sekaligus sukses mengamankan tiga poin perdana bagi skuad tuan rumah.

Sejak peluit penanda kick-off dibunyikan oleh wasit, Persibangga memang langsung tampil jauh lebih dominan di atas lapangan hijau. Tim besutan pelatih kepala Agus Riyanto ini berani mengambil inisiatif serangan dan berusaha keras menekan garis pertahanan tim tamu.

Baca juga: Jadwal Persibangga Purbalingga dan Persebi Boyolali di Babak 64 Besar Liga 4 Piala Presiden

Di sisi lain lapangan, skuad Sylva Kalteng FC tampak memilih taktik bermain yang lebih bertahan dengan menumpuk banyak pemain di lini belakang, sembari sabar menunggu datangnya peluang matang melalui skema serangan balik.

Sejumlah kesempatan emas sejatinya berhasil diciptakan oleh anak-anak Persibangga di sepanjang jalannya babak pertama. Namun sayang, kurang tenangnya tingkat penyelesaian akhir membuat peluang demi peluang di depan gawang tersebut gagal berbuah gol manis. Skor imbang tanpa gol pun akhirnya bertahan hingga waktu turun minum tiba.

Memasuki paruh babak kedua, tensi dan intensitas serangan dari Laskar Jenderal Soedirman terlihat semakin merangkak naik. Tuan rumah terus mendikte tempo penguasaan bola dan kembali memaksa para penggawa Sylva Kalteng FC untuk lebih banyak merapatkan barisan di area bertahan.

Kebuntuan dalam laga tersebut akhirnya sukses terpecah ketika laga menginjak menit ke-59. Wasit pertandingan tanpa ragu langsung menunjuk titik putih setelah salah seorang pemain Sylva Kalteng FC bernomor punggung 2, nekat menjatuhkan pergerakan Arvin Aufa di dalam kotak penalti saat penyerang sayap itu tengah menerima umpan silang dalam sebuah skema serangan balik yang sangat cepat.

Aziz Briantoro yang mendapat kepercayaan penuh untuk maju menjadi algojo, sukses menjalankan tugas beratnya dengan sangat baik. Tendangan penalti terukurnya gagal dibaca dan dihentikan oleh penjaga gawang tim lawan, sehingga sukses membawa Persibangga unggul dengan skor 1-0.

Setelah berhasil membuka keunggulan, skuad Persibangga tetap konsisten tampil menyerang dan sempat kembali menciptakan beberapa peluang tambahan demi bisa memperlebar jarak keunggulan. Namun, hingga tiupan peluit panjang dibunyikan oleh wasit, skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah sama sekali tidak mengalami perubahan.

Kemenangan dengan skor tipis tersebut jelas menjadi modal yang amat berharga bagi asa Persibangga dalam menapaki sengitnya persaingan di Grup D Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.

Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, turut menyampaikan rasa syukurnya lantaran Stadion Gelora Goentoer Darjono telah mendapat kepercayaan penuh menjadi salah satu arena venue penyelenggaraan ajang prestisius Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PSSI, Persibangga, dan selamat datang kepada Wahana FC, Sylva Kalteng FC, serta PSPP Padang yang akan bertanding di stadion ini," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis resmi yang diterima.

Fahmi juga secara khusus memberikan apresiasinya terhadap dukungan masif dari segenap elemen masyarakat kepada tim Persibangga. Ia sangat berharap agar tim kebanggaan warga Kabupaten Purbalingga tersebut senantiasa mampu meraup serangkaian hasil positif di sepanjang jalannya kompetisi musim ini.

"Saya dari Purbalingga pastinya mendukung Persibangga. Tapi yang utama kita harus menjunjung sportivitas," katanya.

Sementara itu di tepi lapangan, Kepala Pelatih Persibangga, Agus Riyanto, secara terbuka mengakui bahwa anak asuhnya tersebut sejatinya masih belum bisa tampil dalam performa maksimal pada laga perdana ini. Faktor mental pertandingan dan rasa gugup disebutnya masih mendera para pemain.

"Semoga ke depannya anak-anak bisa tampil lebih percaya diri," ujarnya menaruh harapan.

Sejalan dengan sang pelatih, Kapten Persibangga Andre Putra juga mengaku sangat bersyukur bahwa timnya tetap mampu mengamankan poin kemenangan pertama, meskipun ia menyadari seluruh pemain harus bekerja ekstra keras di sepanjang jalannya pertandingan kandang tersebut.

"Meskipun berat karena anak-anak masih nervous, kami banyak belajar dari pertandingan pertama ini. Semoga pertandingan berikutnya berjalan sesuai yang diharapkan," katanya menandaskan. (jti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.