BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat pabrik pengolahan kelapa sawit kompak mengalami kenaikan, Sabtu (30/5/2026).
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dinparpertan) Kabupaten Bangka, Subhan dalam rapat koordinasi (rakor) di rumah dinas Bupati Bangka.
Kenaikan harga TBS berdasarkan total sembilan pabrik kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bangka.
"Harga ini kita rilis setiap hari, sehingga para petani kita mendapat informasi secara utuh mengenai perkembangan harga-harga di pabrik-pabrik. Kita ada sembilan pabrik di Kabupaten Bangka," kata Subhan.
Diakuinya, pergerakan positif harga TBS sawit pada hari ini terjadi hampir merata di berbagai perusahaan besar.
Beberapa pabrik mencatatkan kenaikan harga bervariasi mulai dari Rp100 hingga Rp250 per kilogram.
"Inilah informasi pada hari ini naik. PT GML itu naik Rp100, PT Mas Labu naik Rp250, PT Mas Kapuk Rp200 ini naiknya. Kemudian termasuk juga PT Swasta lain seperti PT GPL juga naik Rp250 per kilogram," bebernya.
Dengan adanya tren kenaikan yang merata ini, harga tertinggi TBS sawit untuk kategori petani mitra kini sudah menyentuh angka psikologis yang cukup memuaskan bagi para produsen lokal.
"Jadi tertinggi adalah Rp2.500 per kilogram, TBS petani mitra yang dijual di pabrik pada hari ini. Ada kenaikan dibanding pada tanggal 29 kemarin," ujarnya.
Berdasarkan harga TBS di setiap pabrik sawit antara lain :
1. PT Gunung Maras Lestari (PT GML) Mabat Rp2.300 perkilogram
2. PT Mitra Agro Sembada (PT MAS) Labu Rp2.420 perkilogram
3. PT Mutiara Agro Sejahtera (PT MAS) Kapuk Rp2.440 perkilogam
4. PT Payung Mitra Jaya Mandiri (PT PMM) Simbel Rp2.490 perkilogram
5. Tata Hamparan Eka Persada (PT THEP) Puding Besar Rp2.500 perkilogram
6. PT Putra Bangka Mandiri (PT PBM) Cengkong Abang Rp2.400 perkilorgam
7. PT Fenyen Agro Lestari (PT FAL) Bukit Layang Rp2.300 perkilogram
8. PT Gunung Pelawan Lestari (PT GPL) Mapur Rp2.280 perkilogram
9. PT Gemilang Cahaya Mentati (PT GCM) Tiang Tarah Rp2.500 perkilogram.
(Bangkapos.com/Adi Saputra)