TRIBUNNEWS.COM - Keputusan Liverpool untuk berpisah dengan pelatih Arne Slot ternyata berpotensi menimbulkan biaya yang tidak sedikit bagi klub.
Manajemen Liverpool secara resmi mengumumkan pemecatan Slot pada Sabtu sore, hanya dua musim setelah pelatih asal Belanda itu mengambil alih kursi kepelatihan di Anfield.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat Slot sukses mempersembahkan gelar Liga Primer Inggris pada musim pertamanya sekaligus meraih penghargaan Manajer Terbaik Musim Ini.
Namun, performa Liverpool mengalami penurunan drastis pada musim 2025/2026.
The Reds hanya mampu finis di posisi kelima klasemen, dengan raihan poin yang terpaut 24 angka dari musim saat mereka menjadi juara.
Selain hasil yang menurun, sejumlah faktor lain turut memengaruhi keputusan klub.
Liverpool disebut khawatir dengan perkembangan gaya permainan tim, ditambah kritik berulang yang dilontarkan bintang mereka, Mohamed Salah, yang juga dikabarkan akan meninggalkan klub pada musim panas ini melalui kesepakatan bersama.
Saat ditunjuk pada musim panas 2024, Slot menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun.
Artinya, ketika dipecat, ia masih memiliki sisa kontrak selama satu musim.
Menurut laporan FootballTransfers, Liverpool diperkirakan harus membayar kompensasi sekitar 9,5 juta poundsterling atau setara lebih dari Rp227,9 miliar kepada Slot.
Nilai tersebut mencakup penyelesaian kontrak sang pelatih dan berpotensi melibatkan staf kepelatihannya.
Baca juga: Efek Arne Slot Tak Lagi Latih Liverpool, Mo Salah Cari Sudut Putar Balik
Meski jumlahnya sangat besar, angka tersebut masih lebih rendah dibanding biaya yang harus dikeluarkan Manchester United saat memecat Ruben Amorim pada Januari lalu.
Dalam laporan keuangan terbaru, Manchester United diketahui mengeluarkan biaya sekitar 16,6 juta poundsterling untuk penyelesaian kontrak Amorim dan staf kepelatihannya.
Hingga kini belum diketahui apakah Liverpool akan membayar kompensasi Slot dalam satu kali pembayaran atau tetap memberikan gaji hingga masa kontraknya berakhir.
Di saat yang sama, Liverpool sudah mulai bergerak mencari pelatih baru.
Nama yang paling kuat dikaitkan dengan kursi panas Anfield adalah Andoni Iraola, seperti yang dilaporkan Sportbible.
Pelatih asal Spanyol tersebut sebelumnya sukses menangani AFC Bournemouth dan kini disebut sebagai kandidat terdepan untuk menggantikan Slot.
Menurut sejumlah laporan, Iraola bahkan telah menjadi favorit utama manajemen Liverpool setelah mengonfirmasi perpisahannya dengan Bournemouth.
Jika tidak ada kendala berarti, Liverpool diperkirakan akan segera mengumumkan penunjukan Iraola sebagai pelatih anyar mereka dalam waktu dekat.
Meski berakhir dengan pemecatan, nama Arne Slot dipastikan tetap memiliki tempat tersendiri dalam sejarah Liverpool.
Dalam pernyataan resminya, klub menegaskan bahwa keputusan berpisah bukanlah langkah yang diambil dengan mudah.
Liverpool juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Slot yang berhasil mempersembahkan gelar Liga Inggris ke-20 dalam sejarah klub.
"Arne akan selalu memiliki tempat istimewa dalam sejarah klub sepak bola ini sebagai pelatih yang mempersembahkan gelar liga ke-20 bagi Liverpool," tulis pernyataan resmi klub.
Kini, dengan kompensasi besar yang menanti dan sejumlah kursi pelatih elite yang mulai tersedia di Eropa, menarik untuk menantikan langkah berikutnya dari Arne Slot setelah meninggalkan Anfield.
(Tribunnews.com/Ali)