TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho bersama Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. M. Pratama Adhyasastra menyambangi ratusan driver ojek online (Ojol) di Kabupaten Jepara, Sabtu (30/5/2026).
Kedatangan Kakorlantas Polri bersama Dirlantas Polda Jateng bukan tanpa sebab. Keduanya memastikan sebuah jalannya program "Polantas Menyapa" demi misi kemanusiaan dan keamanan dalam berkendara di jalan raya.
Tak hanya itu, edukasi juga diberikan kepada para ojek online sebagai bagian dari masyarakat yang harus memperhatikan keselamatan dalam berkendara. Mengingat pekerjaan ojek online semuanya dilakukan di jalanan dengan tingkat resiko tinggi terjadi kecelakaan.
Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan, "Polantas Menyapa dan Melayani" adalah program instruksi dari Kapolri.
Melalui program tersebut, Polantas berupaya mengubah paradigma lama masyarakat terhadap polisi lalu lintas. Juga mengedukasi masyarakat agar turut serta menjaga keamanan dan keselamatan saat berkendara.
Dia berharap setiap program yang mempertemukan Polri dengan masyarakat sebagai jembatan untuk komunikasi yang lebih erat.
"Kami ingin polantas tidak lagi dipandang semata-mata sebagai aparat penegak hukum yang kaku, tetapi sebagai sahabat, pelayan, dan mitra yang selalu hadir di tengah masyarakat," terang dia.
Baca juga: Ada Konflik Internal, Relawan Segel Dapur MBG di Cilacap
Kapolres Jepara, AKBP Hadi Kristanto menegaskan bahwa setiap kegiatan dirancang sebagai ruang komunikasi dua arah.
Dalam hal ini, polisi ingin mendengar langsung problematika dan realita yang dihadapi para driver ojek online di lapangan. Dengan mendengar keluh kesah, masukan, atau kendala yang dihadapi driver ojol.
"Bagi kami, mereka adalah mitra strategis dalam menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di Jepara," ungkap Kapolres.
Polantas berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jepara dapat ditekan secara signifikan. Dengan tindakan preventif yang bisa dilakukan melalui edukasi terhadap pengendara ojek online. (Sam)