Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE – Magis sepak bola Eropa rupanya sukses menyihir tokoh teknologi di Papua Tengah. Adalah Fransiskus Kobepa, Ketua Relawan TIK Papua Tengah, yang secara terbuka menyatakan dirinya telah jatuh hati pada Timnas Spanyol dan menjagokan tim berjuluk La Furia Roja tersebut untuk mengangkat trofi juara pada perhelatan Piala Dunia 2026 mendatang.
Bagi dia, kecintaan terhadap La Furia Roja bukanlah hal baru melainkan sudah tumbuh sejak tahun 2019.
"Pola permainan Timnas Spanyol itu sangat tenang dan terukur," ujar Fransiskus kepada Tribun-Papua.com di Nabire, Sabtu (30/5/2026).
Baca juga: Kepala Suku Papua Cat Rumah Warna Hijau Demi Dukung Brasil di Piala Dunia 2026
Fransiskus menilai keunggulan utama Spanyol terletak pada konsistensi mereka dalam menerapkan skema tiki-taka yang legendaris.
Ia menyebut Spanyol tidak bermain dengan ambisi buta untuk sekadar mencetak gol, melainkan mengandalkan penguasaan bola yang sabar dan visi permainan yang matang.
Hal inilah yang membuat mereka berbeda dibandingkan negara-negara lain yang cenderung bermain dengan tempo tinggi dan mengandalkan fisik.
Bagi Fransiskus, dukunganya terhadap Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 bersifat mutlak.
Kalah ataupun menang, hatinya telah terpaut pada tim asal semenanjung Iberia tersebut.
Baca juga: Tampung Aspirasi Tokoh Papua di RUU HAM, Wamen HAM Mugiyanto Sipin: Negara Tidak Bisa Menghindar!
"Spanyol harga mati," tegasnya dengan penuh keyakinan.
Sebagai penggemar berat, pria yang akrab disapa Frans ini berharap agar skuad asuhan pelatih Spanyol dapat mempertahankan formasi dan identitas pola permainan mereka yang khas.
Ia optimistis, dengan ketenangan dan kecerdasan taktik yang dimiliki, Spanyol memiliki peluang besar untuk mendominasi lapangan hijau di Amerika Utara. "Spanyol harus juara Piala Dunia 2026," pungkasnya.
Piala Dunia 2026 yang akan digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, dijadwalkan berlangsung mulai 12 Juni hingga 20 Juli 2026.
Edisi kali ini menjadi sorotan dunia karena melibatkan 48 negara yang akan saling sikut memperebutkan trofi paling prestisius dalam sejarah sepak bola.
Baca juga: Unair dan Uncen Saling Senggol di Desa Patakbanteng, Siapa Juara Genera-Z Berbakti 2026?
Daftar negara yang akan berlaga mencakup kekuatan sepak bola dunia seperti Brasil, Jerman, Argentina, Prancis, Inggris, Belanda, hingga Portugal.
Negara lain yang juga siap memberikan kejutan adalah Afrika Selatan, Korea Selatan, Republik Ceko, Kanada, Bosnia and Herzegovina, Qatar, Swiss, Maroko, Haiti, Skotlandia, Amerika Serikat.
Lalu juga Paraguay, Australia, Turki, Curacao, Pantai Gading, Ekuador, Jepang, Swedia, Tunisia, Belgia, Mesir, Iran, Selandia Baru, Tanjung Verde, Arab Saudi, Uruguay, Senegal, Irak, Norwegia, Aljazair, Austria, Yordania, Kongo, Uzbekistan, Kolombia, Kroasia, Ghana, serta Panama akan bertarung dalam event bergengsi ini.(*)