Stadion Teladan Tak Jadi Venue Piala AFF U-19, Belum Aman Buat Suporter, Anggaran Jadi Sorotan
Ilham Fazrir Harahap May 31, 2026 11:10 AM

TRIBUN-MEDAN.com – Stadion Teladan tak jadi venue gelaran Piala AFF U-19 2026 karean dianggap belum aman buat suporter, padahal pengerjaannya sudah dikebut.

Kalaupun bisa dipakai, Stadion Teladan hanya bisa menyajikan pertandingan tanpa penonton.

Hal itu diumumkan oleh anggota Exco PSSI Arya Sinulingga setelah berkeliling dan memantau fasilitas Stadion Teladan.

Arya bertemu pers didampingi Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Sabtu (30/5/2026). 

Baca juga: Mathew Baker Dijadwalkan Segera Bergabung Dengan Timnas Indonesia U19 jelang Piala AFF 2026

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga menerangkan kondisi persiapan AFF di Sumatera Utara membutuhkan venue pertandingan tiga tempat, beserta tempat latihan.

Untuk Stadion Teladan, kata Arya, bahwa belum ada keputusan resmi untuk dipakai pada laga bergengsi AFF 2026.

"Alasan karena melihat kondisi. Namun terbuka untuk dua opsi. Pertama kita melihat juga Kebun Bunga belum bisa dipakai dan Cadika juga ada Jambore. Untuk Teladan kami sampaikan juga ke Pak Wali, beri opsi ke AFF Teladan dipakai tempat latihan, itu opsi terendah. Tertingginya adalah Teladan dipakai AFF tanpa penonton. Karena savety-nya, kondisi lapangan bisa dipakai, tapi keamanan dan suporter belum bisa. Jadi bisa dipakai pun tanpa penonton," kata Arya Sinulingga. 

TINJAU STADION TELADAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau Stadion Teladan, salah satu calon venue untuk ajang Piala AFF 2026, pada Rabu (20/5/2026).
TINJAU STADION TELADAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau Stadion Teladan, salah satu calon venue untuk ajang Piala AFF 2026, pada Rabu (20/5/2026). (TRIBUN MEDAN/Dedy Kurniawan)

Gubernur Bobby Ikuti Arahan PSSI

Sementara, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) telah menjalankan tanggung jawabnya dalam menyiapkan lapangan utama dan seluruh fasilitas inti pertandingan.

Baca juga: Kehadiran Sosok Pocong Bikin Geger di Desa Macanan Karanganyar, Minta Ronda Malam Diaktifkan

Namun, keputusan final mengenai kelayakan stadion berada sepenuhnya di tangan otoritas sepak bola PSSI dan FIFA.

"Kami dari Pemerintah Daerah ditugaskan dan diberikan tanggung jawab untuk menyiapkan lapangan dan fasilitas pertandingan. Poin utamanya adalah lapangannya. Tapi yang menilai kan bukan kami sendiri, melainkan PSSI dan FIFA," ujar Bobby Nasution usai meninjau Stadion Teladan Medan, Sabtu (30/5/2025).

Menurut Bobby, penilaian kelayakan tidak hanya tertuju pada lapangan utama, melainkan juga fasilitas pendukung seperti akses tribun, toilet, hingga ketersediaan lapangan latihan.

Berdasarkan rencana awal, ada dua lokasi yang disiapkan sebagai tempat latihan, yaitu Lapangan Kebun Bunga dan Stadion Teladan.

Namun, hingga saat ini tempat latihan tersebut belum bisa digunakan secara optimal oleh negara peserta.

Baca juga: Arsenal Gagal Juara Liga Champions 2025/26, Bikin Rekor Memalukan di Eropa

Salah satu kendalanya adalah adanya kegiatan kompetisi internal yang masih dilakukan.

Kondisi ini dinilai krusial karena mengganggu privasi tim nasional negara luar yang membutuhkan sterilisasi area saat latihan taktik.

"Tempat latihan ini kan krusial, tidak boleh dilihat (sembarangan). Nanti negara-negara lain latihan tekniknya kecuri. Karena fasilitas pendukung seperti tempat penonton, akses tribun, kamar mandi, dan segala macam belum mendukung 100 persen, PSSI mengambil langkah ini untuk menjaga nama baik kita juga," tambah Bobby.

Meski fasilitas penunjang bagi penonton belum sepenuhnya siap, Bobby memastikan bahwa aspek teknis di dalam lapangan utama sudah berada dalam kondisi prima dan siap pakai.

"Kalau dijadikan tempat pertandingan, karena melihat akses tribun tadi, tetap bisa dilakukan karena lapangannya oke, sound system-nya oke, lighting oke, dan layarnya hidup semua. Bisa dilakukan, tapi kemungkinan tanpa penonton," jelasnya.

Menyikapi situasi ini, Pemprov Sumut menyatakan akan menghormati dan mendukung penuh segala keputusan yang diterbitkan oleh PSSI demi kenyamanan tim-tim tamu dari negara tetangga.

"Hari keputusannya dari PSSI. Tentu kami tetap support apa pun keputusan dari PSSI karena ini bukan untuk gaya-gayaan, melainkan untuk menjaga tamunya dari negara-negara tetangga," pungkas Bobby.

Selanjut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyebutkan Pemko Medan telah berupaya maksimal agar pelaksanaan turnamen AFF di stadion kebanggaan masyarakat Kota Medan tersebut dapat berjalan dengan sukses.

“Kita sudah berupaya maksimal untuk menyelesaikan Stadion Teladan untuk AFF, namun keputusan akhir tetap kepada PSSI. Tapi kalau penyelenggaraan AFF tetap akan berlangsung sesuai agenda yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Pemko Medan Sudah Berupaya

Pemko Medan, kata Rico, sejak awal telah melakukan berbagai persiapan guna mendukung pelaksanaan turnamen internasional tersebut.

Berbagai upaya dilakukan, mulai dari percepatan pembangunan hingga koordinasi dengan pihak terkait agar stadion memenuhi standar yang dipersyaratkan.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah kendala yang membuat pertandingan belum memungkinkan untuk dihadiri langsung oleh suporter maupun masyarakat umum. 

Rico juga menjelaskan, penyelenggara memutuskan pertandingan AFF di Stadion Teladan digelar tanpa penonton demi menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kompetisi.

“Kami sudah berusaha agar pelaksanaan AFF di Stadion Teladan dapat berjalan sukses. Namun, ada beberapa kendala yang membuat pelaksanaannya harus dilakukan tanpa penonton,” katanya.

Singgung Anggaran

Selain membahas kesiapan penyelenggaraan AFF, Rico juga menyinggung perkembangan pendanaan pembangunan Stadion Teladan. 

Ia menyebutkan bahwa dukungan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah berjalan sesuai rencana.

Sementara itu, proses dukungan anggaran yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga kini masih belum tuntas. Kondisi tersebut turut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penyelesaian sejumlah pekerjaan dan fasilitas pendukung stadion.

Meski masih menghadapi sejumlah tantangan, Pemko Medan tetap berkomitmen menyelesaikan berbagai kebutuhan yang diperlukan agar Stadion Teladan dapat berfungsi secara optimal dan memenuhi standar penyelenggaraan event olahraga berskala nasional maupun internasional.

Pemko Medan berharap pelaksanaan AFF di Stadion Teladan tetap dapat berlangsung lancar, aman, dan sukses meskipun tanpa kehadiran penonton di tribun. 

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan tertib serta memberikan citra positif bagi Kota Medan sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan ajang sepak bola internasional tersebut.

(Tribun-Medan.com) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.