Tanggal 31 Mei Memperingati Apa? Tahun Ini Bertepatan Hari Raya Waisak, Momen Peringatan Lain
Amalia Husnul A May 31, 2026 12:19 PM

 

TRIBUNKALTIM.CO - Hari ini Minggu bertepatan dengan tanggal 31 Mei 2026 merupakan Hari Raya Waisak 2570 BE (Buddhist Era) yang dirayakan oleh umat Buddha di seluruh dunia.

Selain itu, tanggal 31 Mei juga ada peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia.

Simak sejarah Hari Raya Waisak yang dirayakan hari ini, 31 Mei 2026 dan sejarah penetapan Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang diperingati setiap tanggal 31 Mei.

Hari Raya Waisak

Baca juga: Tanggal 30 Mei Memperingati Apa? Ada Hari Kentang Internasional hingga Hari Peluk Kucing

Di berbagai negara, perayaan Hari Raya Waisak ini memiliki sebutan berbeda-beda 

Di India dikenal sebagai Visakah Puja atau Buddha Purnima, di Tibet disebut Saga Dawa, sementara di Malaysia, Singapura, dan Sri Lanka dikenal dengan Vesak.

Sementara di Thailand, perayaan ini disebut Visakha Bucha.

Di Indonesia, Waisak tidak hanya menjadi hari besar keagamaan, tetapi juga ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang ditandatangani oleh Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi.

Dilansir dari Kompas.com (13/12/2021), perayaan Waisak erat kaitannya dengan Trisuci Waisak, yaitu tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddharta Gautama yang terjadi pada waktu yang sama, yakni saat bulan purnama di bulan Mei.

Siddharta Gautama merupakan pendiri agama Buddha yang berasal dari wilayah timur laut India.

Dalam ajaran Buddha, ia diyakini lahir sebagai Bodhisatva, yakni calon Buddha yang akan mencapai pencerahan sempurna.

Tiga peristiwa suci dalam Trisuci Waisak meliputi:

  • Kelahiran Siddharta Gautama

Siddharta Gautama lahir pada 623 SM di Taman Lumbini.

Dikisahkan, ia lahir dalam keadaan suci, dapat berdiri, dan berjalan sesaat setelah kelahirannya.

Para pertapa yang dipimpin Asita Kaladewala meramalkan bahwa ia akan menjadi seorang Chakrawatin atau penguasa dunia.

  • Penerangan Agung

Pada usia 35 tahun, Siddharta Gautama mencapai Penerangan Agung di Bodh Gaya dan kemudian dikenal sebagai Buddha.

Setelah itu, ia menyebarkan ajaran Dharma selama kurang lebih 45 tahun.

  • Wafatnya Buddha Gautama

Buddha Gautama wafat pada usia 80 tahun, tepatnya pada 543 SM.

Peristiwa ini menjadi momen penghormatan terakhir para pengikutnya kepada Sang Buddha.

Penetapan resmi perayaan Trisuci Waisak pertama kali diputuskan dalam Konferensi Persaudaraan Buddha Sedunia di Sri Lanka pada 1950.

Dalam konferensi tersebut disepakati bahwa Waisak dirayakan setiap tahun pada purnama pertama di bulan Mei.

Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Setiap tahunnya tanggal 31 Mei diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia. 

Dilansir dari situs resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), Hari Tanpa Tembakau Sedunia pertama kali dicetuskan oleh negara-negara anggota WHO pada tahun 1987. 

Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap meningkatnya angka kematian akibat penyakit yang berkaitan dengan konsumsi tembakau.

Pada tahun yang sama, World Health Assembly atau Majelis Kesehatan Dunia mengesahkan Resolusi WHA40.38.

Resolusi tersebut menyerukan agar tanggal 7 April 1988 diperingati sebagai “Hari Tanpa Rokok Sedunia”.

Namun, pada 1988, Majelis Kesehatan Dunia kembali mengesahkan Resolusi WHA42.19 yang menetapkan tanggal 31 Mei sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia.

Sejak saat itu, peringatan ini dirayakan setiap tahun di seluruh dunia.

Pada tahun 2026, tema yang diusung adalah "Unmasking the Appeal – Countering Nicotine and Tobacco Addiction" atau "Mengungkap Daya Tarik: Melawan Kecanduan Nikotin dan Tembakau".

Tema ini mengajak masyarakat untuk lebih kritis terhadap berbagai strategi pemasaran yang membuat produk tembakau dan nikotin terlihat menarik, khususnya bagi generasi muda.

Beragam pendekatan visual, rasa, hingga kampanye digital dinilai mampu memengaruhi persepsi publik sehingga risiko kesehatan sering kali terabaikan.

Merokok bukan sekadar kebiasaan, melainkan faktor risiko utama berbagai penyakit serius. Kandungan zat berbahaya dalam rokok dapat merusak organ tubuh secara perlahan namun pasti.

Beberapa penyakit yang berkaitan erat dengan kebiasaan merokok antara lain: 

  • Kanker paru-paru
  • Penyakit jantung dan pembuluh darah
  • Stroke
  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
  • Gangguan pernapasan lainnya.

Tidak hanya berdampak pada perokok aktif, asap rokok juga membahayakan orang di sekitarnya.

Perokok pasif memiliki risiko kesehatan yang tidak kalah besar, terutama pada anak-anak dan anggota keluarga yang terpapar dalam jangka panjang.

Baca juga: Hari Ini, Tanggal 25 Mei Memperingati Apa? Ada 3 Momen Penting termasuk Hari Bebas Plastik

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.