TRIBUNJATENG.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Daan Mogot, dekat lampu lalu lintas Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (29/5/2026) malam.
Seorang pengendara sepeda motor berusia 19 tahun meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terjatuh dan terlindas truk yang melintas di jalur yang sama.
Peristiwa tragis tersebut kini masih dalam penyelidikan kepolisian.
Petugas berupaya mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk menelusuri keberadaan pengendara motor lain yang diduga terlibat sebelum korban terjatuh.
Korban diketahui berinisial BRPS (19), warga Tangerang. Ia mengalami luka berat di bagian kepala akibat kecelakaan tersebut dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, menjelaskan bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha dan melaju dari arah barat menuju timur di Jalan Daan Mogot.
Baca juga: Sebelum Meninggal, Pria di Boyolali Terima Kiriman Sate Ayam, Kondisi Jasad Bikin Keluarga Curiga
"Sesampainya di dekat TL Cengkareng, kendaraan korban diduga berserempetan dengan sepeda motor lain yang identitas pengendara maupun kendaraannya belum diketahui," kata Joko saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5/2026).
Akibat dugaan senggolan tersebut, korban kehilangan kendali dan terjatuh ke sisi kanan jalan.
Nahas, pada saat yang hampir bersamaan, sebuah truk wing box Hino yang dikemudikan pria berinisial T (52) melintas dari arah yang sama di sisi kanan korban.
Setelah terjatuh ke badan jalan, korban tidak sempat menghindar dari kendaraan besar yang berada di dekatnya.
Korban kemudian terlindas roda belakang kiri truk sehingga mengalami luka berat di bagian kepala yang menyebabkan dirinya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, mengevakuasi korban, serta mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang guna menjalani proses visum.
Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti untuk mengungkap kronologi lengkap kecelakaan maut tersebut.
Salah satu fokus penyelidikan adalah mencari identitas pengendara sepeda motor yang diduga bersenggolan dengan korban sebelum insiden terjadi.
Polisi berharap hasil penyelidikan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab kecelakaan sekaligus menentukan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.
"Untuk penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan," ujar Joko.