TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Seorang pria berusia 23 tahun asal Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, diamankan petugas setelah diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap seorang pengunjung perempuan di sebuah restoran Korea yang berada di Jalan Slamet Riyadi, Kota Surakarta.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat (29/5/2026) siang itu sempat menggegerkan pengunjung restoran.
Korban yang merasa terganggu dan panik kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas sehingga pelaku berhasil diamankan tidak lama setelah laporan diterima.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria berinisial NR diduga masuk ke area restoran sebagai pengunjung.
Namun, tak lama kemudian ia mendekati meja korban dan melakukan tindakan yang membuat suasana restoran menjadi gaduh.
Kepala Satpol PP Kota Solo, Didik Anggono, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan yang disampaikan korban.
"Itu kemarin, kejadian di Jinju Korean itu. Jadi ada seorang wanita mengadukan yang terkait ada pria yang mengeluarkan alat kelamin. Iya di dalam restoran," ungkap Didik, Sabtu (30/5/2026).
Baca juga: Mengenal Modus Helikopter, Cara Sindikat BBM Ilegal Timbun BBM Subsidi di Jepara
Insiden tersebut juga diketahui terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.
Rekaman itu menjadi salah satu bahan bagi petugas dalam melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga pelaku.
Korban yang merasa tidak nyaman segera meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada Satpol PP Kota Solo.
Petugas kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan pria tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Kelihatannya dia kemarin kita interogasi kurang begitu terbuka.
Dia itu kayak pengunjung kemudian tahu-tahu masuk kemudian menunjukkan itu di depan wanita.
Wanita itu otomatis panik, terus lapor ke Satpol PP dan tidak selang lama orangnya kita tangkap dan kota interograsi," lanjutnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan adanya pengakuan tertentu dari pelaku yang masih dalam proses pendalaman.
"Di kantor kita interogasi, ternyata dia kalau membau minyak wangi wanita itu kayak terobsesi," kata dia.
Namun demikian, petugas belum menyimpulkan lebih jauh terkait kondisi maupun motif pelaku karena pemeriksaan masih terus berlangsung.
Satpol PP juga masih mendalami keterangan yang menyebut bahwa tindakan tersebut baru pertama kali dilakukan.
"Pernyataan ini baru sekali, tapi memang dia tidak terbuka," urainya.
Setelah menjalani pemeriksaan awal, pria tersebut selanjutnya diserahkan kepada instansi terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
"Langsung kita kalau menangani masalah seperti ini kalau masalah kejiwaan langsung kita bawa ke Dinas Sosial atau RSJ," pungkasnya.