Setelah menjalani musim yang buruk bersama AC Milan, Christian Pulisic akhirnya tidak ditunjuk sebagai kapten Tim Nasional Amerika Serikat di Piala Dunia 2026.
Keterpurukan AC Milan pada musim 2025–2026 rupanya masih membayangi Pulisic hingga ke ajang Piala Dunia. Padahal, klub berjuluk I Rossoneri itu sempat tampil menjanjikan di awal musim namun kemudian terpuruk pada paruh kedua kompetisi.
AC Milan yang sebelumnya digadang-gadang sebagai salah satu kandidat juara Liga Italia serta memiliki peluang besar untuk lolos ke Liga Champions 2026–2027, justru harus puas hanya tampil di Liga Europa.
Situasi tersebut menjadi pukulan telak bagi Pulisic. Pemain kelahiran 18 September 1998 itu kini dianggap tidak layak menyandang julukan Captain America, setidaknya selama gelaran Piala Dunia 2026 berlangsung.
Sejak pertama kali dipercaya menjadi kapten tim nasional pada 2018, Pulisic kini harus melepas jabatan tersebut. Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, secara resmi menunjuk bek Tim Ream sebagai kapten tim untuk turnamen mendatang.
Ream memang telah beberapa kali mengenakan ban kapten sejak Pochettino mengambil alih kursi pelatih pada 2024.
“Yang ingin saya sampaikan adalah saya bersyukur dia ada di dalam tim,” ujar Pochettino saat memperkenalkan Ream sebagai kapten dalam konferensi pers pada Sabtu (30/5/2026).
“Dia adalah kapten yang luar biasa. Tidak hanya di dalam lapangan, tetapi juga di luar lapangan. Ia memiliki pengalaman dan kepemimpinan yang kami butuhkan, sosok yang positif bagi tim.”
“Bagi saya, hal terpenting adalah menjaga hubungan dengan para pemain. Tim memiliki suara yang kuat, dan kami beruntung memiliki pemain dengan karakter seperti dirinya.”
Sementara itu, Ream menyambut penunjukan tersebut dengan penuh rasa bangga. “Ini lebih dari sekadar mimpi yang menjadi kenyataan,” ucapnya. “Saya telah berusaha keras untuk menjadi bagian dari skuad ini, membantu tim berkembang. Saya sangat berterima kasih atas kehormatan ini.”
Pochettino menegaskan bahwa keputusan memilih bek Charlotte FC itu sebagai kapten merupakan keputusannya pribadi, bukan hasil pemungutan suara dari para pemain.
Jika dilihat dari jumlah penampilan bersama tim nasional, sebenarnya Pulisic memiliki catatan lebih banyak dengan 84 caps, sementara Ream baru mencatatkan 80 penampilan. Bahkan, Pulisic merupakan pemain dengan jumlah caps terbanyak di skuad Amerika Serikat saat ini.
Namun, mantan pemain Chelsea itu harus menerima kenyataan tidak lagi menjadi kapten di Piala Dunia 2026. Hal ini tak lepas dari performanya yang menurun bersama AC Milan pada musim lalu.
Pulisic sempat tampil impresif dengan mencetak delapan gol di paruh pertama musim, tetapi tidak lagi mampu menambah gol sejak pergantian tahun. Ditambah dengan seringnya ia mengalami cedera, alasan Mauricio Pochettino untuk memilih kapten lain pun menjadi semakin kuat.